RASIOO.ID – Sejarah baru tercipta dalam peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Untuk pertama kalinya sejak perayaan HJB digelar, upacara resmi dilaksanakan di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Rabu 3 Mei 2026.
Pemilihan Citalahab Malasari bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut merupakan salah satu titik penting dalam sejarah berdirinya Kabupaten Bogor, tempat Bupati pertama Bogor, Raden Ipik Gandamana, pernah berkedudukan. Momentum ini menjadi simbol penghormatan terhadap akar sejarah sekaligus pengingat perjalanan panjang Kabupaten Bogor hingga menjadi daerah terbesar di Jawa Barat saat ini.
Upacara HJB ke-544 dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menegaskan bahwa pelaksanaan peringatan di Malasari bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan upaya menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah yang menjadi fondasi pembangunan Kabupaten Bogor.
“Kalau ingin Bogor berubah, kalau ingin Bogor maju, maka hari ini gunakan tangan kita, gunakan kaki kita, gerakkan badan kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto di hadapan ribuan peserta upacara.
Menurut Rudy, Kabupaten Bogor tidak boleh melupakan sejarah yang telah membentuk identitas daerah. Dengan menggelar peringatan HJB di lokasi bersejarah, masyarakat diajak memahami perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bogor.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi Bogor ke-544 sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan kolaborasi dalam membangun daerah yang lebih maju dan merata, termasuk di wilayah Bogor Barat yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Suasana upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh makna. Ribuan warga memadati kawasan Citalahab untuk menyaksikan langsung peringatan bersejarah tersebut. Hamparan alam hijau khas Malasari menjadi latar yang memperkuat pesan tentang pentingnya menjaga warisan sejarah dan kekayaan alam Kabupaten Bogor.
Peringatan HJB ke-544 juga dihadiri sejumlah tokoh yang pernah memimpin Kabupaten Bogor, di antaranya mantan Bupati Bogor Ade Yasin, mantan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu dan Bachril Bakri, mantan Wakil Bupati Bogor Albert Pribadi dan Karyawan Faturachman, serta para mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor.
Turut hadir mendampingi Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga ribuan warga dari berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
Peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 di Citalahab Malasari menjadi penanda bahwa sejarah dan masa depan harus berjalan beriringan. Dari tanah yang menjadi saksi awal berdirinya pemerintahan Bogor, semangat untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang maju, istimewa, dan gemilang kembali diteguhkan bersama.















Komentar