RASIOO.ID – Aksi nekat seorang pelaku pencurian sepeda motor berujung petaka. Setelah berhasil menggondol motor milik jamaah yang sedang melaksanakan Salat Jumat, pelaku akhirnya tertangkap warga dan nyaris menjadi sasaran amukan massa di wilayah Kampung Caringin, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jumat 5 Juni 2026.
Peristiwa ini menyita perhatian warga karena aksi pencurian dilakukan saat korban tengah beribadah di sebuah masjid di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo. Ketika para jamaah khusyuk menjalankan Salat Jumat, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk menjalankan aksinya.
Namun keberuntungan tidak berpihak kepada pelaku. Setelah membawa kabur sepeda motor hasil curian, gerak-geriknya diketahui warga hingga akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Parungpanjang.
Berdasarkan rekaman video yang diterima Rasioo.id, pelaku terlihat diamankan anggota Polsek Parungpanjang setelah lebih dulu dikepung warga yang geram dengan maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor.
Pelaku diketahui berinisial AR (34). Saat menjalani pemeriksaan awal di Mapolsek Parungpanjang, ia mengakui telah mencuri satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi A 4907 WAZ yang terparkir di area masjid.
“Iya, saya mencuri motor saat pemiliknya sedang Salat Jumat. Saya beraksi bersama teman, tapi dia berhasil kabur,” ujar AR di hadapan petugas.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah kunci letter T yang diduga digunakan untuk membobol kendaraan serta satu unit sepeda motor hasil curian.
Tak hanya itu, AR juga mengaku bukan kali pertama melakukan aksi serupa. Dalam pengakuannya, ia telah beberapa kali beraksi di sejumlah wilayah, mulai dari Kecamatan Tenjo hingga kawasan Serpong BSD, Tangerang Selatan.
“Saya sudah sering melakukan pencurian motor di beberapa tempat, termasuk Tenjo dan Serpong. Motor hasil curian biasanya dijual antara Rp3 juta sampai Rp4 juta tergantung jenis dan tahun kendaraan,” katanya.
Pengakuan tersebut kini menjadi bahan pendalaman penyidik untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pencurian kendaraan bermotor yang lebih luas.
Sementara itu, polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Aparat juga memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri saat proses penangkapan berlangsung.
Kapolsek Parungpanjang melalui Unit Reskrim menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap seluruh rangkaian aksi pencurian yang diduga telah dilakukan pelaku di berbagai wilayah.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk ketika sedang menjalankan ibadah. Beruntung, motor milik korban berhasil diamankan dan pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.















Komentar