RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah-wilayah perbatasan sebagai upaya menekan aksi balap liar dan tawuran remaja yang kian meresahkan masyarakat.
Langkah tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut akibat balap liar di Jalan Pajajaran yang menelan korban jiwa pada Minggu, 7 Juni 2026.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan bahwa selain menggalakkan ronda malam, Pemkot Bogor juga akan menggelar rapat koordinasi bersama Kapolresta Bogor Kota, Satpol PP, dan Tim Tangkas.
Pertemuan tersebut dijadwalkan untuk membentuk tim khusus yang bertugas menyusun pola operasi rutin serta patroli bergantian di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya pelaku balap liar.
Pemerintah Kota Bogor turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tragis tersebut. Menurut Jenal, kejadian itu menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak untuk memperkuat pengawasan di lapangan.
“Ya, cukup menyampaikan rasa turut prihatin. Pertama untuk keluarga korban yang menjadi korban dari aktivitas oknum masyarakat,” ujar Jenal saat menghadiri pembukaan Job Fair, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menilai keterlibatan tokoh masyarakat dan warga menjadi faktor penting dalam mencegah aksi balap liar maupun gangguan keamanan lainnya. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah mengaktifkan kembali Siskamling.
“Jadi, alternatif dari Tim Tangkas dan gerakan anti-premanisme adalah Siskamling diaktivasi lagi,” katanya.
Menurutnya, keberadaan warga yang berjaga dan berkumpul di lingkungan sekitar dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif terhadap aksi balap liar.
“Pengaktifan kembali Siskamling juga merupakan perintah dari Kementerian Dalam Negeri dan faktanya cukup bermanfaat. Masyarakat atau pebalap liar kalau melihat warga setempat berkumpul, mungkin bisa lebih terhindari,” tuturnya.
Terkait identitas maupun status hukum para pelaku, Pemkot Bogor masih menunggu hasil investigasi resmi dari aparat penegak hukum.
Saat ini koordinasi dengan Satlantas Polresta Bogor Kota terus dilakukan guna memperoleh data yang valid serta laporan lengkap mengenai kronologi kecelakaan tersebut.
Peristiwa tersebut menjadi alarm bagi seluruh pihak agar pengawasan terhadap aktivitas balap liar semakin ditingkatkan demi menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.












Komentar