RASIOO.ID – Kabar baik bagi para pencari kerja di Kota Bogor. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor menggelar Job Fair 2026 yang menghadirkan 3.212 lowongan pekerjaan dari 30 perusahaan nasional. Bursa kerja gratis tersebut berlangsung di Plaza Jambu Dua, lantai 2, pada 8-9 Juni 2026.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Adi Novan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran yang masih mencapai sekitar 45 ribu orang.
“Angka pengangguran kita saat ini masih berada di kisaran 45.000 orang. Jika 3.000 lebih lowongan yang tersedia ini dapat terserap, maka setidaknya kita sudah mampu mengurangi sekitar 10 persen dari total angka pengangguran yang ada,” ujar Adi Novan saat membuka Job Fair, Senin 8 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga membuka peluang proses seleksi secara langsung di lokasi acara. Karena itu, para peserta diimbau agar cermat dalam memilih posisi dan perusahaan yang sesuai dengan kemampuan serta latar belakang pendidikan masing-masing.
“Saya mengimbau seluruh peserta agar benar-benar selektif memilih perusahaan dan posisi yang dilamar. Sesuaikan dengan kompetensi serta pendidikan yang dimiliki agar peluang diterima bekerja semakin besar,” katanya.
Disnaker Kota Bogor menargetkan tingkat penyerapan tenaga kerja pada Job Fair tahun ini mencapai 20 persen. Dari total 3.212 lowongan yang tersedia, setidaknya 600 posisi diharapkan dapat terisi melalui kegiatan tersebut.
“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tingkat serapan masih terbatas. Tahun ini kami menargetkan minimal 600 lowongan dapat terisi,” jelasnya.
Job Fair 2026 diselenggarakan dengan mengedepankan prinsip terbuka, bebas, objektif, adil, dan setara bagi seluruh pencari kerja. Disnaker juga menargetkan sebanyak 5.000 pelamar hadir selama pelaksanaan kegiatan.
“Target kami sekitar 5.000 pencari kerja datang untuk mengakses 119 jabatan yang tersedia dari berbagai perusahaan peserta,” ungkap Adi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus membantu menekan angka pengangguran terbuka di wilayah Kota Bogor.
Untuk mengikuti bursa kerja ini, para pencari kerja diwajibkan melakukan registrasi secara online melalui tautan resmi Disnaker Kota Bogor. Sistem lamaran yang digunakan juga sudah berbasis digital dengan pemindaian barcode melalui Google Form, sehingga peserta tidak perlu lagi membawa berkas lamaran dalam bentuk cetak.
Bursa kerja ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK sederajat, Diploma (D3), hingga Sarjana (S1) dari seluruh jurusan. Usia pelamar yang dapat mengikuti kegiatan ini mulai dari 17 hingga 55 tahun.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.30 WIB.
Tak hanya itu, Disnaker Kota Bogor juga memastikan akan kembali menggelar Job Fair gelombang kedua pada triwulan keempat tahun 2026 atau sekitar Oktober mendatang.
“Selain kegiatan hari ini, insyaallah kami akan kembali mengadakan Job Fair batch kedua pada Oktober 2026,” tutur Adi.
Usai pelaksanaan Job Fair, Disnaker juga akan melakukan evaluasi dengan meminta laporan dari seluruh perusahaan peserta terkait hasil penyerapan tenaga kerja selama tiga bulan ke depan.
“Dalam tiga bulan setelah kegiatan ini, kami akan meminta laporan dari 30 perusahaan peserta mengenai jumlah tenaga kerja yang berhasil direkrut. Hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum pelaksanaan Job Fair berikutnya,” pungkasnya.













Komentar