RASIOO.id – Sebanyak 21 pelajar dari SMK Tri Dharma diamankan aparat gabungan saat diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, pada Jumat, 12 Juni 2026 siang.
Petugas dari Satgas Pelajar Kota Bogor bersama jajaran kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan warga yang melihat sekelompok pelajar berkumpul sambil berteriak-teriak di sekitar lokasi.
Satgas Pelajar Kota Bogor, Martin, mengatakan warga lebih dulu menghubungi petugas melalui WhatsApp karena curiga dengan aktivitas para pelajar tersebut.
“Jadi awalnya kita dapat laporan dari masyarakat, ada yang menginformasikan lewat WhatsApp adanya sekelompok pelajar yang nongkrong dan mereka sempat teriak-teriak saat ada siswa lain melintas,” ujar Martin.
Setelah menerima laporan, tim langsung menuju lokasi di dekat underpass Jalan Sholeh Iskandar dan mendapati para pelajar sedang berkumpul di depan dealer Honda.
Saat petugas datang, tiga pelajar mencoba melarikan diri. Tim langsung mengejar dan berhasil menangkap satu orang. Dari pelajar itu, polisi menemukan senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di balik baju.
Petugas juga menemukan satu celurit lain yang sebelumnya dibuang di lokasi. Total ada dua senjata tajam yang kini berada dalam pengamanan polisi.
“Untuk sajam sudah diamankan dari pihak kepolisian. Ada dua, satu dipegang anak dan disembunyikan di balik baju, satu lagi posisinya sudah dibuang,” jelas Martin.
Dua pelajar lainnya berhasil kabur dari lokasi. Meski begitu, Martin memastikan aksi tawuran belum sempat terjadi karena petugas datang lebih dulu dan langsung mengamankan situasi.
“Dibilang tawuran belum kejadian, jadi Alhamdulillah bisa terantisipasi lebih dahulu,” ungkapnya.
Martin juga mengimbau para orang tua agar lebih memantau aktivitas anak setelah pulang sekolah, terutama ketika belum kembali ke rumah hingga malam hari.
Berkat gerak cepat Satgas Pelajar Kota Bogor bersama kepolisian, potensi bentrokan antar pelajar berhasil dicegah sebelum terjadi.














Komentar