RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka peluang memperluas pembangunan infrastruktur di kawasan Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, menyusul munculnya usulan masyarakat agar proyek serupa juga direalisasikan di titik-titik lain yang dinilai membutuhkan penanganan.
Usulan pembangunan baru yang diperkirakan berada di wilayah RW 04 atau RW 05 telah masuk dalam pembahasan pemerintah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran daerah sehingga belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Meski demikian, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memastikan pemerintah tidak akan menghentikan langkah hanya karena kendala pembiayaan. Menurutnya, berbagai alternatif tengah disiapkan agar pembangunan tetap dapat berjalan, termasuk mengupayakan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat.
“Memang ada keterbatasan anggaran yang harus menjadi pertimbangan. Namun, kami terus berupaya mencari jalan keluar agar pembiayaan bisa dipercepat melalui dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” ujar Jenal saat meninjau proyek pembangunan jembatan di kawasan Paledang, Rabu (1/7/2026).
Sebagai bentuk keseriusan mempercepat pembangunan, Jenal mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi langsung dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane di Cawang, Jakarta. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses administrasi dan perizinan agar proyek di lapangan tidak mengalami keterlambatan.
Ia mengatakan, komunikasi langsung dengan pihak BBWS membuahkan hasil positif. Proses perizinan yang sebelumnya memerlukan waktu kini mendapat percepatan sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
“Saya datang langsung menemui kepala BBWS agar proses perizinan bisa dipercepat. Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan sehingga prosesnya berjalan lebih cepat,” katanya.
Di sisi lain, Jenal mengakui Pemerintah Kota Bogor harus cermat dalam menentukan prioritas pembangunan. Pasalnya, masih banyak kebutuhan infrastruktur dan program strategis di berbagai wilayah Kota Bogor yang juga membutuhkan perhatian dan pendanaan.
Karena itu, pemerintah akan terus menyusun skala prioritas secara proporsional agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat tanpa mengesampingkan wilayah lain yang juga membutuhkan penanganan.
“Kami ingin pembangunan berjalan secara adil. Masih banyak program prioritas di berbagai wilayah Kota Bogor yang juga harus diselesaikan. Mudah-mudahan seluruh kebutuhan tersebut bisa dipenuhi secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” pungkasnya.
Pemkot Bogor berharap sinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dapat membuka peluang percepatan pembangunan infrastruktur di Paledang. Dengan dukungan tersebut, berbagai usulan masyarakat diharapkan dapat direalisasikan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi mobilitas, keselamatan, dan kenyamanan warga.














Komentar