Kemarau Mulai Melanda Bogor Barat, Ratusan Warga Rumpin Krisis Air Bersih, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air

RASIOO.id – Musim kemarau mulai menunjukkan dampaknya di wilayah barat Kabupaten Bogor. Ratusan warga di Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, kini menghadapi krisis air bersih setelah sumber air menyusut akibat minimnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, mengatakan kekeringan terjadi di Kampung Lesi Batu dan Kampung Baru, Desa Leuwibatu. Menurunnya intensitas hujan membuat debit sumber air berkurang drastis sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

“Curah hujan yang menurun menyebabkan sumber air berkurang. Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Ade, Kamis 9 Juli 2026.

Berdasarkan data BPBD, sebanyak 130 kepala keluarga (KK) atau sekitar 390 jiwa terdampak oleh krisis air bersih tersebut.

Sebagai langkah darurat, BPBD mengirimkan 5.000 liter air bersih atau setara satu mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami telah menyalurkan satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter kepada warga yang mengalami kekeringan,” jelasnya.

Ade menambahkan, tidak hanya hujan yang tak kunjung turun, tetapi sumur-sumur milik warga juga mulai mengering akibat cuaca panas yang berkepanjangan.

Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin bergantung pada bantuan air bersih dari pemerintah.

BPBD pun mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau masih berlangsung serta menghemat pemakaian agar persediaan yang ada dapat dimanfaatkan lebih lama.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap menyalurkan bantuan air bersih tambahan apabila kekeringan meluas ke wilayah lain di Kabupaten Bogor

Jangan Lewatkan

Komentar