RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama DPRD Kota Tangerang mulai mengarahkan penyelarasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah tersebut mengemuka dalam rapat paripurna DPRD Kota Tangerang, Jumat, 14 Agustus 2026, yang digelar dalam rangka menindaklanjuti pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana, mengatakan sejumlah indikator dasar kesehatan masyarakat di Kota Tangerang, khususnya jaminan kesehatan, dinilai telah terpenuhi.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi modal bagi Pemkot Tangerang untuk mengarahkan perhatian pada kebutuhan masyarakat lainnya, termasuk peningkatan gizi anak melalui program MBG.
“Kalau tadi beberapa variabel yang disampaikan oleh Pak Presiden, indikator-indikatornya kita sudah mencukupi, kita sudah terpenuhi. Terutama dalam berbicara JKN, hari ini terutama, terkait masalah jaminan kesehatan, Pemerintah Kota Tangerang mampu secara mandiri memproteksi kebutuhan asuransi kesehatan melalui program jaminan kesehatan yang dikelola oleh pemerintah,” kata Andri.
Menurutnya, kemampuan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat menjadi salah satu indikator pengelolaan APBD yang baik.
“Dan ini menurut saya akhirnya menjadi sebuah turning point, menjadi titik point bahwa proses pengelolaan APBD yang baik, dan ini mudah-mudahan bisa tetap dipertahankan dan diperluas pemanfaatannya buat masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan Pemkot Tangerang tengah menyesuaikan kembali postur anggaran agar sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat.
Menurut Sachrudin, program tersebut diarahkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, termasuk mencegah persoalan kelaparan dan anak putus sekolah.
“Ya, tentunya kita terus berusaha untuk menyelaraskan program Pak Presiden, Pak Prabowo, untuk bisa langsung menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan, capaian jaminan kesehatan yang telah dimiliki Kota Tangerang menjadi pijakan untuk memperkuat program sosial lainnya. Salah satunya melalui dukungan terhadap pelaksanaan MBG untuk meningkatkan asupan nutrisi anak.
Sachrudin menegaskan pemerintah daerah berupaya memastikan tidak ada anak di Kota Tangerang yang tertinggal dalam pendidikan maupun kebutuhan gizi.
“Intinya tidak boleh ada masyarakat yang tidak makan, kemudian juga yang tidak boleh ada anak yang tidak sekolah. Karena Pak Presiden sendiri sudah mendirikan sekolah-sekolah rakyat, kemudian MBG yang memang ini untuk meningkatkan gizi anak bangsa ini yang memang terus harus kita dukung bersama,” katanya.














Komentar