RASIOO.id – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Jumat, 4 September 2026.
Gelar tersebut menjadi capaian akademik sekaligus bagian dari komitmen Dedie untuk mengembangkan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam disertasinya, Dedie mengangkat gagasan mengenai penguatan tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan data sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
Salah satu kebaruan yang ditawarkan yakni pentingnya sentralisasi data nasional untuk memastikan akurasi data sekaligus memperkuat interoperabilitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Menurut Dedie, data yang akurat, terintegrasi, dan dapat digunakan bersama menjadi kunci agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran.
“Data itu harus akurat, terintegrasi dan dapat digunakan bersama. Dengan sentralisasi data nasional dan interoperabilitas sistem pemerintahan berbasis elektronik, kita bisa meminimalisir terjadinya perbedaan data yang pada akhirnya dapat menyebabkan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah tidak tepat sasaran,” ujar Dedie.
Ia menjelaskan, penguatan tata kelola data bukan hanya persoalan teknologi. Pemerintah juga perlu memastikan proses pengambilan keputusan memiliki dasar data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kalau datanya tidak sama, kebijakannya bisa berbeda. Karena itu, integrasi dan interoperabilitas data menjadi sangat penting agar pemerintah memiliki dasar yang sama dalam merumuskan program dan mengambil keputusan,” katanya.
Dedie berharap gagasan dalam disertasinya dapat berkontribusi terhadap reformasi birokrasi dan transformasi digital pemerintahan, termasuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Gelar doktor ini pengingat untuk saya bahwa proses belajar harus terus berjalan. Ilmu yang diperoleh harus bisa memberikan manfaat, terutama untuk memperkuat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Perolehan gelar tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Dedie untuk terus mengembangkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis data demi menjawab kebutuhan masyarakat.















Komentar