RASIOO.id – Pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terus dikebut. Progres fisik proyek tersebut kini telah mencapai 70 persen setelah pelaksana menerapkan strategi konstruksi cepat dan pola kerja bergiliran hingga dini hari.
Percepatan pengerjaan dilakukan untuk mengejar target penyelesaian proyek yang ditetapkan pada 21 Oktober 2026. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada perkerasan badan jalan utama dan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT).
Perwakilan pelaksana proyek, Aditya, mengatakan pengecoran badan jalan telah mencapai segmen STA 220 pada Kamis, 24 September 2026 dini hari.
“Untuk badan jalan seluruhnya, Alhamdulillah, hari ini tadi subuh kami sudah selesai pengecoran sampai STA 220,” ujar Aditya.
Untuk mempercepat waktu pengerjaan tanpa mengabaikan mutu, tim pelaksana menggunakan teknologi beton fast track. Metode tersebut memungkinkan beton mencapai kekuatan yang dibutuhkan dalam waktu sekitar tiga hari, sehingga pekerjaan dapat dilanjutkan lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Strategi percepatan juga diterapkan melalui pembagian waktu kerja. Pada siang hari, pekerja fokus menyiapkan bekisting dan membersihkan area. Sementara pengecoran dalam skala besar dilakukan mulai malam hingga menjelang subuh.
Selain badan jalan, pengerjaan DPT juga terus dikebut. Saat ini, pengecoran DPT telah mencapai 75 persen dan ditargetkan mencapai bagian paling atas atau top pada akhir pekan ini.
Setelah pengerjaan DPT selesai, tim konstruksi dijadwalkan memulai lapisan subgrade pada pekan depan. Pekerjaan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah minggu.
Fasilitas pendukung untuk pejalan kaki juga mulai dipersiapkan. Material paving berukuran 20×20 sentimeter telah berada di lokasi. Pelaksana masih menunggu material lain, seperti kanstin, paving 10×20 sentimeter dan ubin pemandu atau tactile bagi penyandang disabilitas.
Sementara itu, kawasan Sumur 7 dan Lawang telah memasuki tahap penataan lanskap ruang hijau. Di area Lawang, penyesuaian desain sesuai arahan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim telah mencapai 40 persen pengecoran dan akan dilanjutkan dengan penanaman pohon penyejuk.
Percepatan proyek tersebut dilakukan setelah Wali Kota Bogor sebelumnya meninjau langsung pembangunan dan memberikan arahan kepada jajaran kontraktor untuk menyiapkan langkah taktis demi mengejar target penyelesaian pada Oktober 2026.
Meski hamparan beton pada trase baru sudah mulai terlihat, ruas jalan tersebut belum dibuka untuk masyarakat umum.
Aditya menegaskan, jalur baru masih harus melalui sejumlah tahapan, termasuk aspek keamanan, uji kelayakan dan pengujian mutu beton sebelum dapat digunakan untuk mengurai arus lalu lintas di kawasan Batutulis.
“Jadi untuk sementara belum bisa dilintasi masyarakat umum karena masih ada tahapan yang harus diselesaikan,” ujarnya.














Komentar