RASIOO.id – Stasiun Batutulis, Kota Bogor, disiapkan untuk mengoptimalkan perannya sebagai salah satu simpul transportasi massal di wilayah Bogor.
Selain melayani perjalanan kereta api (KA) lintas Bogor-Sukabumi, Stasiun Batutulis nantinya juga disiapkan untuk melayani Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line seiring dengan masuknya proyek elektrifikasi.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, rencana tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya warga Bogor Selatan yang hendak bepergian menuju Jakarta.
“Tahun ini sampai dengan tahun depan ada pemasangan elektrifikasi. Artinya, kalau sudah ada elektrifikasi untuk KRL, frekuensinya pasti akan sangat tinggi,” ujar Dedie, Rabu, 7 Oktober 2026.
Menurutnya, kehadiran layanan KRL di Stasiun Batutulis akan membuat warga Kota Bogor bagian Selatan memiliki pilihan akses transportasi yang lebih dekat menuju Jakarta.
“Jadi tidak perlu lagi naik kendaraan pribadi atau angkot ke Stasiun Bogor (Alun-alun), tapi bisa langsung naik KRL dari Stasiun Batutulis,” tuturnya.
Persiapan Stasiun Batutulis sebagai bagian dari layanan transportasi massal tersebut juga berjalan seiring dengan penataan kawasan di sekitarnya. Penataan itu mencakup pembangunan trase baru Jalan Dana Sasmita, penataan Leuweung Batutulis, hingga koordinasi terkait keamanan akses underpass Batutulis.
Penataan kawasan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Tak hanya Stasiun Batutulis, Pemerintah Kota Bogor bersama instansi terkait juga terus menyelaraskan perencanaan transportasi massal terintegrasi di wilayah Bogor, termasuk kesiapan Stasiun Ciomas atau Rancamaya.
“Kita coba sinkronkan perencanaan dari pemerintah pusat, terutama Kementerian Perhubungan, untuk terus memajukan transportasi massal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat di wilayah Bogor,” pungkasnya.













Komentar