RASIOO.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sayaga Wisata Kabupaten Bogor mulai mengembangkan bisnis di sektor kuliner dengan menyiapkan pusat oleh-oleh khas Bogor. Tempat tersebut nantinya menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Utama PT Sayaga Wisata Bogor, Sambas Setia Permana, mengatakan pusat oleh-oleh tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Desember 2026.
“Rencana targetnya akhir Desember pengennya bisa beres,” kata Sambas, Senin, 2 November 2026.
Ia menjelaskan, pusat oleh-oleh itu akan melibatkan UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta koperasi di wilayah Kabupaten Bogor. Produk-produk lokal nantinya akan mendapat ruang untuk dipasarkan kepada masyarakat maupun wisatawan.
“Konsep untuk oleh-oleh khas Bogor nantinya akan bekerja sama dengan UMKM, ekonomi kreatif, dan koperasi yang di wilayah Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Tak hanya menghadirkan pusat oleh-oleh, PT Sayaga Wisata juga menyiapkan ruang kesenian gratis bagi para pelaku seni. Fasilitas tersebut berada di gedung bagian belakang yang dirancang sebagai area angkringan sekaligus tempat pertunjukan.
Sambas menyebut, pihaknya telah membangun panggung atau stage yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seni, mulai dari pertunjukan musik, tari, hingga acara kreatif lainnya.
“Ada dua gedung yaitu pusat oleh-oleh dan gedung di belakangnya yang dijadikan angkringan. Kita sudah bangunkan stage-nya yang dibangun untuk pusat kesenian seperti pentas seni musik, seni tari, dan acara lainnya,” ungkapnya.
Pusat oleh-oleh dan panggung kesenian tersebut berlokasi di Jalan Alternatif GOR Pemda, tepatnya di dekat Kantor Gakkum Satlantas Polres Bogor, kawasan Pakansari, Kabupaten Bogor.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membuka ruang pemasaran bagi produk lokal sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku seni untuk menampilkan karya mereka tanpa dipungut biaya.












Komentar