RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan lelang dini terhadap 10 program prioritas tahun anggaran 2027.
Proses lelang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026, dengan sejumlah proyek strategis, mulai dari pembangunan flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) hingga asrama haji dan umrah di Masjid Nurul Wathon.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, persiapan lelang dini tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sekaligus mempercepat pelaksanaan pembangunan pada 2027.
“Harus ada beberapa program prioritas daerah yang dilelang dini di bulan Desember. Tadi kita memilah 10 program yang akan dilelang dini,” kata Rudy di Kantor Bupati Bogor, Selasa, 3 November 2026.
Ia menjelaskan, sebelum masuk proses lelang, setiap program harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama terkait kesiapan lahan dan kelengkapan perencanaan. Pemkab Bogor memastikan lahan yang digunakan merupakan aset milik pemerintah daerah.
“Kami pastikan pertama dari persiapan lahan, lahan harus milik pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain itu, program yang akan dilelang dini harus tercantum dalam rencana kerja perangkat daerah serta Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027.
Seluruh program tersebut selanjutnya dibahas bersama DPRD Kabupaten Bogor pada November 2026 untuk ditetapkan dalam APBD 2027.
Beberapa proyek yang masuk dalam persiapan lelang dini di antaranya pembangunan flyover Bojonggede-Kemang dan kelanjutan pembangunan asrama haji dan umrah di Masjid Nurul Wathon, Pakansari.
Rudy menjelaskan, pembangunan asrama haji dan umrah sebelumnya telah direncanakan pada 2026. Namun, karena keterbatasan waktu, pelaksanaannya dilanjutkan pada tahun anggaran 2027.
“Di antaranya salah satu adalah flyover Bojong Gede Kemang, lalu kedua yang kemarin kita rencanakan di tahun 2026 karena keterbatasan waktu maka dilanjutkan kembali di asrama haji dan umrah di Pakansari,” katanya.
Pemkab Bogor juga menyiapkan penyediaan lahan untuk pembangunan jalan khusus angkutan barang dan tambang di wilayah Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin.
Namun, proses pembebasan lahan masih menunggu penyelesaian administrasi di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait pengesahan dan penetapan lokasi.
“Tahapan administrasi jalan khusus angkutan barang dan tambang belum mendapatkan pengesahan atau penetapan lokasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ungkap Rudy.
Ia berharap proses administrasi tersebut dapat diselesaikan pada awal 2027 sehingga pembebasan lahan bisa dilaksanakan pada tahun yang sama.
Di sektor ekonomi, Pemkab Bogor turut mempersiapkan kelanjutan pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur. Persiapan dilakukan mulai dari penyelesaian administrasi hingga pembangunan infrastruktur pendukung.
Sementara di bidang kesehatan, sejumlah puskesmas direncanakan menjalani revitalisasi berskala besar pada 2027. Salah satunya Puskesmas Cibinong.
Adapun di sektor pendidikan, pemerintah daerah menyiapkan pembangunan unit sekolah baru di sejumlah kecamatan yang masih kekurangan sarana pendidikan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses pendidikan masyarakat, sekaligus melengkapi dukungan pemerintah pusat melalui program Sekolah Rakyat.
“Kita ingin beberapa kecamatan yang masih minim sarana pendidikan, selain dibantu oleh pemerintah pusat melalui sekolah rakyat, pemerintah kabupaten juga membangun beberapa unit sekolah baru yang ada di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.














Komentar