RASIOO.id – Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengunjungi Parungpanjang, di hari kedua menjabat orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman. Menariknya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah yang belakangan ini “absen” dari persoalan tersebut ikut tampil menemani Asmawa.
Asmawa mengatakan, dirinya berkunjung ke Parungpanjang, untuk mmetakan strategi penanganan polemik truk atau angkutan khusus tambang di wilayah tersebut kerap beroperasi di luar aturan.
“Kita cari solusinya, dimulai dengan meninjau langsung kondisi Parungpanjang hari ini,” kata Asmawa di Parungpanjang, Bogor, Senin 1 Januari 2024.
Asmawa nampak ditemani Kadishub Agus Ridhallah dan Kadiskominfo Bayu Rahmawanto. Sekedar informasi, Kadishub sebelumnya tak ikut mendampingi saat Bupati Bogor Iwan Setiawan meninjau lokasi yang sama.
Baca Juga : Bereskan Masalah Truk Tambang, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu Bakal Ngantor di Parungpanjang
Asmawa yang baru dilantik dua hari sebagai Pj Bupati Bogor, meninjau kondisi jalan dan lokasi pembangunan kantung parkir untuk truk tambang.
Lahan parkir seluas 4 hektare tersebut akan difungsikan sebagai tempat bagi transporter untuk menunggu jam operasional truk tambang dibuka.
Karena, maraknya truk tambang yang beroperasi di luar aturan jam operasional telah menyebabkan jalur utama di Parungpanjang rusak dan berdebu, serta menyebabkan korban dari kecelakaan lalu lintas.
Asmawa menyebutkan, sambil melakukan pemetaan dirinya juga berkoordinasi dengan lintas instansi, mulai dari pemerintah provinsi, beberapa kementerian, hingga pemerintah daerah tetangga seperti Pemkab Tangerang dan Pemprov Banten.
“Kami sudah ketemu tokoh masyarakat Banten Pak Tb Jayabaya dan beliau akan membantu untuk menyelesaikan ini. Nah itu kira-kira tugas ke depan,” kata Asmawa yang juga merupakan Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sebelumnya, Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Dadang Kosasih menjelaskan kantong parkir untuk truk tambang dengan daya tampung 1.000 kendaraan itu dibangun di perbatasan wilayah Parungpanjang, tepatnya di Desa Ciomas, Tenjo, Bogor.
Ia menjelaskan, pembangunan kantong parkir yang dikerjasamakan dengan Perhutani ini dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama ini pembangunan dilakukan di atas lahan seluas 4 hektare.
Secara keseluruhan, kata dia, total luas lahan yang akan digunakan untuk kantung parkir sekitar 10 hektare yang tersebar di dua lokasi.
Pria yang akrab disapa Hengki ini mengatakan bahwa pembangunan kantong parkir tahap pertama ini ditargetkan bisa selesai pada bulan ini.
“Sekarang progresnya sudah lebih dari 30 persen, taregetnya Januari ini selesai,” kata Hengki
Selanjutnya untuk tahap kedua, Pemerintah Kabupaten Bogor akan membangun kantung parkir di Ruas Jalan Sudamanik, Kecamatan Parungpanjang. Kantung parkir ini nantinya bisa menampung lebih dari 2.000 kendaraan.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar