RASIOO.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan menguji coba pengalihan arus kendaraan di Jalur Wisata Puncak ke Rest Area Gunung Mas pada Sabtu 29 Juni 2024. Langkah ini merupakan bagian dari penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di Jalur Puncak.
Dadang Kosasih, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, mengungkapkan bahwa pengalihan arus ini akan diterapkan saat kendaraan dari arah bawah menuju Puncak mendapatkan prioritas. Kendaraan dari arah berlawanan yang tidak dapat melintas akan dialihkan ke rest area.
“Selama penerapan sistem satu arah, kami akan mengarahkan semua kendaraan ke Rest Area Gunung Mas. Kendaraan yang parkir di pinggir jalan juga akan kami arahkan ke dalam rest area,” kata Dadang kepada wartawan di Cibinong, Kamis, 27 Juni 2024.
Baca Juga: Janjikan Ekonomi PKL Membaik di Rest Area Puncak, Pj Bupati Bogor Siapkan Hal Ini
Dishub akan menempatkan empat personel di rest area untuk membantu pengendara memarkirkan kendaraan. Beberapa personel lainnya akan mengarahkan kendaraan masuk ke area tersebut.
Menurut Dadang, uji coba ini juga merupakan bagian dari sosialisasi mengenai pemanfaatan Rest Area Gunung Mas. Dishub telah memasang 15 spanduk informasi di sepanjang Jalur Puncak, dari Gunung Mas hingga perbatasan Cianjur.
“Ini adalah langkah awal sosialisasi dengan pemasangan spanduk di kiri dan kanan jalan,” tambahnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor sedang merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dari Jalur Wisata Puncak ke Rest Area Gunung Mas. Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, memastikan bahwa relokasi ini akan meningkatkan perekonomian para pedagang.
“Setelah pindah ke Rest Area Gunung Mas, kami yakin perekonomian para pedagang akan menjadi lebih baik. Kami telah menyediakan berbagai fasilitas dan menggratiskan biaya retribusi selama enam bulan ke depan,” ujar Asmawa.
PT Sayaga Wisata, pengelola Rest Area Gunung Mas, juga sedang mengintegrasikan pintu keluar-masuk Agro Wisata Gunung Mas dengan rest area. Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk mengunjungi pedagang di rest area.
“Perekonomian diharapkan semakin baik karena alur keluar-masuk Gunung Mas akan melintasi Rest Area Gunung Mas,” kata Asmawa.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menggratiskan biaya parkir bagi kendaraan wisatawan yang keluar-masuk Rest Area Gunung Mas, sebagai upaya menarik lebih banyak pengunjung.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar