RASIOO.id – Seorang pekerja proyek jembatan Leuwiranji, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, dilaporkan terjatuh ke Sungai Cisadane pada Minggu, 1 Februari 2026.
Pantauan di lokasi hingga pukul 22.30 WIB, tim gabungan TNI, Polri, Damkar, dan BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan upaya pencarian korban. Proses pencarian juga melibatkan rekan-rekan korban sesama pekerja proyek.
Salah seorang saksi mata, Siti Masitoh (36), penjual nasi asal Gunung Sindur, mengaku sempat bertemu korban sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban datang membeli nasi dan terlihat melamun.
“Saya sempat meminjam sepeda motor korban dan diizinkan. Setelah Magrib saya kembalikan, lalu dia pergi lagi. Sekitar pukul 20.00 WIB, teman-temannya bilang kalau korban jatuh ke sungai. Saya baru tahu dari situ,” ujar Siti.
Ia menambahkan, berdasarkan cerita para pekerja proyek, korban sempat terlihat mengapung dan melambaikan tangan saat hanyut di Sungai Cisadane. Namun posisinya sudah cukup jauh dari jembatan.
“Kata teman-temannya, kepala korban sempat muncul dan melambaikan tangan, tapi arus sungai deras. Setelah itu korban tidak terlihat lagi,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Gunung Sindur, Kompol Budi, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi dan pekerja proyek, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Korban diketahui bernama Frengki, seorang pekerja kontraktor jembatan.
“Korban terjatuh akibat terpeleset saat melakukan pengecekan baut jembatan di pembatas wilayah Rumpin dan Gunung Sindur. Saat itu korban sedang memastikan kondisi penguat atau baut jembatan,” jelas Kompol Budi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban di aliran Sungai Cisadane masih terus dilakukan.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar