BPBD Kabupaten Bogor Lakukan Pencarian Pekerja Proyek yang Terjatuh ke Sungai Cisadane di Jembatan Leuwiranji

RASIOO.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melakukan pencarian terhadap seorang pekerja proyek Jembatan Leuwiranji yang dilaporkan terjatuh ke Sungai Cisadane, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Minggu, 1 Februari 2026.

Komandan Regu Satuan Tugas (Danru Sat) BPBD Kabupaten Bogor, Ferdiansyah, mengatakan pencarian melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, warga sekitar, serta rekan kerja korban.

“Pencarian dilakukan secara bersama-sama. Namun karena kondisi malam hari, pencarian tidak menggunakan perahu dan disepakati dilakukan dengan penyisiran darat,” ujarnya.

Ferdiansyah menjelaskan, berdasarkan laporan awal, korban merupakan satu orang pekerja proyek. Pencarian awal dilakukan menggunakan metode SAR darat hingga pukul 00.15 WIB.

“Informasi awal yang kami terima, korban berjumlah satu orang. Pencarian darat dilakukan sampai tengah malam,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Gunung Sindur, Muhammad Jamalludin, menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat persiapan pemanfaatan jembatan yang akan segera difungsikan.

Ia menjelaskan, pada 1 Februari 2026, Jembatan Leuwiranji sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, namun masih diberlakukan pembatasan tertentu.

“Sejak Sabtu, kendaraan roda empat sudah bisa melintas. Namun belum semua jenis kendaraan diperbolehkan, karena masih akan dilakukan pengaspalan di bagian sambungan jembatan,” jelasnya.

Jamal menambahkan, saat kejadian para pekerja tengah melakukan pengecekan baut yang telah terpasang. Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada baut yang masih kendur.

“Para pekerja sedang memastikan konstruksi penguat jembatan, khususnya baut-baut yang terpasang, sudah dalam kondisi aman,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pencarian korban sementara dihentikan demi keselamatan petugas dan akan dilanjutkan kembali keesokan hari.

“Tim BPBD, Damkar, dan layanan darurat 112 sempat melakukan pemantauan menggunakan drone. Karena kondisi malam, pencarian dihentikan sekitar pukul 00.00 WIB dan akan dilanjutkan besok pagi (hari ini) menggunakan perahu karet,” pungkasnya.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar