RASIOO.id – Upaya Pemerintah Kecamatan Parung dalam mengatasi persoalan banjir terus dilakukan. Salah satunya dengan menertibkan puluhan bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas saluran irigasi di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Selasa 14 Juli 2026.
Sebanyak 40 bangunan, baik permanen maupun semi permanen, dibongkar dalam operasi gabungan yang melibatkan unsur Forkopimcam Parung, Satpol PP Kabupaten Bogor, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Linmas, Karang Taruna, hingga Pemerintah Desa Cogreg.
Penertiban diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung Camat Parung, Adhi Nugraha, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengembalikan fungsi saluran irigasi yang selama ini tertutup bangunan liar.
Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah mengatakan, keberadaan bangunan di atas saluran irigasi menjadi salah satu penyebab terganggunya aliran air yang berpotensi memicu banjir saat musim hujan.
“Tim gabungan melaksanakan penertiban terhadap 40 bangunan, baik permanen maupun semi permanen, yang berdiri di atas saluran irigasi,” ujar Maman.
Untuk mempercepat proses pembongkaran, tim gabungan mengerahkan satu unit excavator dan satu unit truk pengangkut material bangunan.
Menurut Maman, kehadiran personel Polri bersama TNI merupakan bentuk dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kecamatan Parung dalam menegakkan aturan sekaligus menjaga situasi tetap aman selama proses penertiban berlangsung.
“Kami mendukung penuh langkah Pemerintah Kecamatan Parung dalam menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas saluran irigasi,” katanya.
Ia menegaskan, penertiban ini bertujuan mengembalikan fungsi saluran irigasi agar kembali optimal, sehingga mampu mengurangi potensi banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Polri bersama TNI akan terus bersinergi mendukung setiap program pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Selain sebagai langkah mitigasi banjir, penertiban tersebut juga menjadi bagian dari penegakan peraturan daerah dan penataan kawasan agar infrastruktur pengairan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Selama kegiatan berlangsung, personel gabungan dari Polsek Parung, Koramil Parung, Satpol PP, Dishub, DLH, Linmas, Karang Taruna, dan Pemerintah Desa Cogreg melakukan pengamanan serta pengawasan secara humanis.
“Berkat sinergi seluruh unsur, kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” pungkas Maman.
Pemerintah Kecamatan Parung berharap penataan kawasan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga lingkungan menjadi lebih tertata, risiko banjir berkurang, dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.














Komentar