RASIOO.id – Pemerintah Kota Bogor mulai mempersiapkan penutupan permanen perlintasan sebidang di Jalan MA Salmun. Sebagai solusi bagi mobilitas warga, Pemkot Bogor berencana membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang juga dapat digunakan oleh pengendara sepeda motor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan saat ini pemerintah tengah menyusun dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) sebagai langkah awal sebelum proyek tersebut direalisasikan.
“Kita mempersiapkan DED untuk penutupan lintasan sebidang di Jalan MA Salmun,” ujar Dedie saat meninjau penutupan perlintasan sebidang menggunakan pagar di Jalan Sholeh Iskandar, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurutnya, perlintasan MA Salmun nantinya akan ditutup sepenuhnya. Namun, akses masyarakat tetap akan difasilitasi melalui pembangunan JPO yang bisa dimanfaatkan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor.
“Jadi, MA Salmun akan kita tutup total, tetapi kita coba untuk menyiapkan JPO dan jembatan penyeberangan untuk pemotor,” tambahnya.
Rencana penataan perlintasan tersebut merupakan tindak lanjut dari survei yang dilakukan Ketua Komisi V DPR RI Hamka B. Kady bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di kawasan MA Salmun pada Jumat, 12 Juni 2026.
Dalam survei tersebut, dibahas rencana pembangunan flyover di kawasan MA Salmun sebagai bagian dari upaya mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api. Karena akses tersebut menjadi jalur penting bagi masyarakat, pemerintah menyiapkan jalur penyeberangan khusus agar mobilitas warga tetap terjaga meski perlintasan sebidang ditutup.
Sebelumnya, Pemkot Bogor juga telah melakukan penutupan perlintasan sebidang di Jalan Sholeh Iskandar menggunakan pagar sebagai bagian dari penataan perlintasan kereta api di Kota Bogor.














Komentar