Pemkot Bogor dan DPRD Kota Bogor Siapkan Rp9 Miliar untuk Tebus Ijazah Siswa yang Tertahan

RASIOO.id – Pemerintah Kota Bogor bersama DPRD Kota Bogor mengalokasikan anggaran hingga Rp9 miliar untuk program penebusan ijazah bagi lulusan SMA, SMK, dan MA swasta di Kota Bogor.

Program tersebut diwujudkan melalui acara seremonial penyerahan bantuan penebusan ijazah yang digelar pada Senin, 31 Agustus 2026.

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengatakan, program tersebut lahir dari perjuangan panjang dalam merespons keluhan masyarakat terkait ijazah lulusan yang masih tertahan di sekolah karena keterbatasan biaya.

Menurut Adil, aspirasi mengenai persoalan tersebut telah dikawal DPRD sejak periode 2014-2019. Saat itu, pihaknya menerima banyak laporan mengenai siswa yang belum bisa mengambil ijazah karena memiliki tunggakan biaya pendidikan di sekolah swasta.

Program penebusan ijazah kemudian berhasil direalisasikan pada 2021 setelah melalui pembahasan antara DPRD, Pemkot Bogor, dan pengelola sekolah swasta.

“Ini merupakan program perjuangan panjang DPRD Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor. Tahun lalu pun kita menghadapi efisiensi pemotongan anggaran yang sangat besar dari pusat, mencapai Rp272 miliar,” ujar Adil.

Meski menghadapi tekanan anggaran, Adil menegaskan pemerintah daerah bersama DPRD tetap mempertahankan komitmen untuk mengalokasikan anggaran bagi program penebusan ijazah.

Ia menyebut kolaborasi antara DPRD, Dinas Pendidikan Kota Bogor, serta Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat akan terus dijaga agar program tersebut dapat berjalan pada tahun-tahun berikutnya.

Bantuan ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan administrasi pendidikan. Pemerintah juga menargetkan para penerima manfaat dapat memanfaatkan ijazah untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan pendidikan.

“Mudah-mudahan ini bisa membuka peluang, baik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun untuk penguatan ekonomi keluarga dengan langsung melamar pekerjaan. Jika anak-anak kita bisa menjadi tulang punggung yang baik bagi keluarganya, insyaAllah kesejahteraan dan kualitas pendidikan di Kota Bogor akan terus meningkat,” tuturnya.

Dengan diterimanya kembali ijazah, para lulusan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja tanpa terkendala dokumen akademik.

Komentar