RASIOO.id – Pemerintah Kota Bogor membuka peluang menjadikan turnamen sepak bola Wali Kota Bogor Cup sebagai agenda rutin tahunan. Untuk penyelenggaraan berikutnya, Pemkot Bogor juga menyiapkan fasilitas olahraga yang lebih memadai.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan rencana tersebut setelah meninjau pelaksanaan Wali Kota Bogor Cup yang mendapat antusiasme dari peserta maupun masyarakat, Rabu 2 September 2026.
Menurut Dedie, pelaksanaan turnamen perdana menjadi langkah awal untuk melanjutkan kegiatan serupa pada tahun-tahun berikutnya.
“Kalau sudah ada Wali Kota Bogor Cup yang pertama, tentu harus ada yang kedua,” ujar Dedie.
Ia menjelaskan, turnamen tersebut tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga. Wali Kota Bogor Cup juga menjadi sarana penyegaran bagi para pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bogor setelah menjalani rutinitas pekerjaan.
“Ini bukan murni untuk mengejar prestasi tingkat tinggi, melainkan refreshment program. Keluarga bisa datang menonton, kolega dari OPD bisa memberikan dukungan. Tapi, hadiahnya tetap lumayan, ada Rp10 juta,” katanya.
Untuk penyelenggaraan mendatang, Pemkot Bogor berencana memindahkan lokasi pertandingan dari Lapangan Manunggal ke kawasan GOR. Rencana tersebut mempertimbangkan kapasitas dan fasilitas yang tersedia di lokasi saat ini.
Dedie mengatakan, pembangunan tahap kedua GOR luar ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Fasilitas tersebut dinilai lebih mendukung karena memiliki area yang lebih luas, kapasitas parkir lebih banyak, serta sarana penunjang yang lebih lengkap.
“GOR luar sebetulnya sudah layak dipakai. Fasilitasnya lebih luas, kantong parkir lebih banyak, dan sarana penunjangnya lebih lengkap. Nanti panitia tinggal memilih, mau mini soccer 7 pemain atau 11 pemain,” tuturnya.
Selain itu, Pemkot Bogor telah membangun hampir delapan lapangan mini soccer yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga masyarakat.
Pemkot Bogor juga tengah mempertimbangkan penggunaan sistem piala bergilir dalam turnamen tersebut. Trofi dapat menjadi milik tetap sebuah tim apabila berhasil menjadi juara sebanyak tiga kali secara berturut-turut.
Ke depan, penyelenggaraan Wali Kota Bogor Cup juga berpeluang melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari sponsor, media partner hingga pelaku UMKM kuliner lokal.
Dengan konsep tersebut, Wali Kota Bogor Cup diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga antarpegawai Pemkot Bogor, tetapi juga berkembang menjadi kegiatan yang mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal.














Komentar