PT Indocement Tbk Bogor Ubah Pembuangan Sampah jadi Tempat Wisata Sigantang

RASIOO.id –  PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menjadikan Taman Wisata Sigantang sebagai program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendorong potensi desa yang bermitra dengan Indocement di Kompleks Pabrik Citeureup.

Baca Juga: TPP ASN Belum Cair, Ketua DPRD Rudy Susmanto Sesalkan Pemkab Bogor Lamban Realiasi Belanja Wajib APBD 2023

Setiap pekan, setidaknya 1.200 wisatawan lokal datang untuk mengunjungi taman wisata Taman Wisata Sigantang yang berlokasi di RT. 014 RW. 007 Kampung Nambo, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

CSR Departement Head PT Indocement, Ayi Ibrahim menjelaskan, nama ‘Sigantang’  terinspirasi dari kali gantang yang melintasi Kampung Nambo. Dahulu lokasi itu merupakan tempat pembuangan sampah yang menimbulkan potensi pencemaran lingkungan.

“Taman wisata ini dulunya tempat pembuangan sampah. Kemudian, sejak pandemi banyak masyarakat setempat kehilangan tempat kerjaannya. Makanya, kami dorong untuk melakukan pengembangan wisata,” Ayi, Kamis 16 Maret 2023.

Baca Juga: Ya Allah… Ada 257 Warga Kabupaten Bogor Keracunan di Tiga Lokasi

Atas dasar kepedulian, CSR Indocement berusaha membantu mengembangkan dan membangun Taman Wisata Geliat Sigantang bersama dengan masyarakat setempat. Dari hasil pengembangan wisata ini, sudah ada 10 Usaha Mikro Kecil dan Menenagah (UMKM) yang berkembang dengan menjajakan berbagai makanan dan minuman kepada para pengunjung.

“Dibantu sama warga setempat juga akhirnya sudah ada 10 UMKM yang dikembangkan di Taman Wisata ini,” ujar Ayi.

Perwakilan dari CSR PT Indocement Tbk bersama awak media saat melepas ikan ke kolam di Taman Sigantang, kabupaten Bogor.(egi/rasioo.id)

Tak hanya itu, Indocement juga melakukan pendampingan agar, program pengembangan wisata ini berjalan sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan.

Dengan berbagai fasilitas yang dimiliki, Taman Wisata Sigantang ini terbilang jadi tempat yang murah meriah karena, pengujung hanya perlu membayar uang tiket masuk sebesar Rp. 5.000 dan bisa menjelajahi kawasan seluas 4.000 meter itu.

Baca Juga:Pusat Pemerintahan Baru Kota Bogor Dibangun Tahun 2026, Dedie Rachim : Bisa Tampung 1000 Pegawai dan 21 OPD

Beragam fasilitas yang ada di tempat tersebut diantaranya yakni seperti saung, tempat makan, tempat karoke, kolam ikan, kolam renang anak-anak serta lapangan serbaguna yang bisa dijadikan tempat untuk family gathring atau acara lainnya.

Selain itu, santapan yang terjangkau dengan pemandangan sawah yang alami juga membuat para wisatawan betah di Taman Wisata Sigantang ini.

Ketua pengelola Taman Wisata Sigantang, Rian menyebut, Ikan lalawak menjadi menu makanan rekomendasi khas dari Desa Nambo yang bisa dinikmati saat berkunjung.

“Rekomendasi makanan khas disini itu Ikan lalawak. Itu khas dari Desa Nambo,” pungkas Rian.

Reporter: Egi AM

Editor: Hannan

Komentar