RASIOO.id – Ada pemandangan berbeda di Kota Bogor menjelang sahur di bulan suci Ramadan, Kamis 23 Maret 2023 dinihari. Usut punya usut, muaranya berasal dari Patroli Satlantas Polresta Bogor Kota Polda Jabar.
“Unit Turjagwali berpatroli, menyampaikan pesan kamtibmas sambil membangunkan masyarakat yang hendak sahur,” terang Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi, Bismo Teguh Prakoso, Kamis malam, 23 Maret 2023.
Baca Juga: Jaga Kamtibmas Ramadhan 1444 H, 23 Motor Kenalpot Racing Dijaring Polresta Bogor
Menariknya, dengan berkeliling Kota Bogor dari dalam mobil patroli tersebut terdengar lantunan Asmaul Husna.
“Selain menyampaikan pesan kamtibmas, tradisi membangunkan sahur harus dilakukan dengan cara-cara yang santun, baik dan sopan, agar keutamaan dan keberkahan tetap terjaga,” beber Bismo Teguh Prakoso.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol, Galih Apria menambahkan, tradisi membangunkan masyarakat untuk sahur kali ini melibatkan enam mobil patroli Satlantas.
Baca Juga: Ramadan Pertama 1444 H, Polresta Bogor Kota Sikat 133 Botol Miras
“Semua keliling di beberapa titik lokasi sambil Blue Light Patrol. Mulai dari Pasar Empang, Pasar Bogor hingga wilayah Bogor Selatan dan Timur,” terang Galih Apria.
Di beberapa lokasi berhenti, seperti di Jalan Ir H. Djuanda simpang BTM, Jalan Merdeka Jembatan Merah dan Jalan Merdeka Simpang Asem. Patroli tersebut akan dilakukan rutin dan berkelanjutan, dengan titik lokasi yang berbeda-beda.
“Kita agendakan semua lokasi di Kota Bogor tersasar,” ucap Galih Apria.
Baca Juga: Polresta Bogor Buka Layanan Titip Kendaraan di Kantor Polisi Gratis selama Mudik Lebaran 2023
Diharapkan, patroli sambil membangunkan masyarakat sahur tidak saja mampu mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas seperti balapan liar dan gangguan lainnya, namun ada keberkahan yang ingin diraih di bulan suci Ramadan.
Baca Juga: Tim Kujang Polresta Bogor Sita Ratusan Miras dan Bubarkan Remaja Nongkrong
“Hadirnya kami disela-sela menjelang sahur juga sebagai bentuk kepedulian, karena masih banyak masyarakat yang beraktifitas di luar, seperti di pasar maupun angkutan umum. Ini akan terus dilakukan agar kehadiran kami benar-benar dirasakan,” terang Galih Apria.
Editor: Hannan











Komentar