RASIOO.id – Puluhan warga etnis Tionghoa di Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar aksi membagikan makanan buka puasa kepada warga dan tetangga mereka yang kebetulan melintas di Jalan Raya Lapan, Kampung Cilangkap, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Aksi simpatik warga minoritas ini dilakukan kaum Etnis Tionghoa dan merupakan kegiatan turun temurun dan merupakan peninggalan budaya saling menghormati antar etnis dan antar umat bergama, di Kecamatan tersebut.
Berkah Ramadan tidak saja dinikmati oleh kalangan muslim yang merasakan bagaimana indahnya berpuasa. Tetapi juga dirasakan kamu etnis Tionghoa yang merupakan warga minoritas di wilayah Rumpin.
Baca Juga : Ini Pengertian Tahun Baru Imlek
Warga Tionghoa ini merasa bersyukur karena bisa hidup berdampingan saling mengasihi dengan warga asli meski mereka merupakan kaum minoritas. Sebagai bentuk syukur mereka membagikan makanan buka puasa yang terdiri dari kolak, gorengan dan makanan ringan kepada warga yang kebetulan melintas di lokasi.
Tidak ada rasa canggung, maupun rasa tidak enak, mereka pun membagikan makanan takjil sembari sesekali saling bertegur sapa dengan warga yang melintas.
Aksi berbagai ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan warga etnis Tionghoa yang tergabung dalam komunitas Perempuan Khonghucu Indonesia (Perkin) Perwakilan Rumpin, Pemuda Khonghucu Indonesia (Pakin) dan Sekolah Minggu Litang.
Ketua Perkin Rumpin, Ellin mengungkapkan kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan rasa toleransi antar etnis yang selama ini terpelihara bertahun tahun.
“Pengennya sih kami bisa berbagi lebih sering lagi. Ini wujud toleransi dengan sesama sejak dahulu kala,” ungkap Ellin.
Aksi berbagi ini mendapat sambutan positif bagi warga sekitar. Mereka mengaku senang sekaligus takjub karena warga Tionghoa mau menyisihkan rejekinya untuk saling berbagi saat momem Ramadhan.
“Bagus ya, Ramadan kan berkah bagi sesama, jadi warga lain juga bisa ikut bersikap,” ungkap Rani, saat mengendarai sepeda motor.
Sementara itu Ketua RW 06 Desa Sukamulya, Munzir Taman mengungkapkan aksi warga etnis Tionghoa ini merupakan wujud toleransi budaya yang terpelihara di Indonesia sejak zaman dahulu kala, karena kegiatan ini sudah berlangsung rutin bertahun tahun setiap Ramadan tiba.
Warga etnis Tionghoa yang tinggal di kawasan Rumpin jumlahnya tidak banyak, umumnya mereka adalah pindahan warga dari kawasan Surya Kencana Kota Bogor yang memilih kegiatan bertani di pedesaan.
“Bagus, ini wujud toleransi. Meski mereka bukan umat muslim, tetapi rela berbagi bersama kita yang muslim,” ungkap Munzir.
Reporter : Mulyana
Editor : Ramadhan














Komentar