RASIOO.id – Upaya pembebasan pilot Susi Air Philip Mark Mehterns yang sudah empat bulan disandera Kelompok Kriminal Bersanjata (KKB) Papua masih belum menemukan titik terang. Polisi sempat menyampaikan siap membayar uang tebusan untuk kebebasan pilot asal Selandia Baru itu. Namun, pihak KKB meminta syarat berbeda.
Sebby Sambom yang menyebut dirinya sebagai Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim pihaknya tidak meminta tebusan uang untuk membebaskan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera sejak Februari lalu.
Hal itu disampaikan merespons pernyataan Polda Papua yang hanya akan mengabulkan permintaan tebusan uang dalam pembebasan Philip.
“Kami bukan kriminal dan bukan minta uang,” kata Sebby lewat pesan singkat, Jumat 30 Juni 2023.
Baca Juga : Polisi Siap Tebus Pilot Susi Air yang Sudah 4 Bulan Disandera KKB Papua
Ia mengatakan salah satu tuntutan mereka adalah pemerintah harus mengakui eksistensi perjuangan TPNPB yang menuntut kemerdekaan Papua.
“Bahwa tuntutan sangat jelas yaitu Pemerintah Indonesia harus mengakui eksistensi perjuangan TPNPB yang menuntut hak kemerdekaan bangsa Papua,” katanya.
Sekedar mengingatkan, Philip disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari sesaat setelah mendaratkan pesawat di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Belakangan, Polda Papua menegaskan tidak akan memberikan senjata dan kemerdekaan kepada KKB untuk membebaskan pilot berkebangsaan Selandia Baru itu.
Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri mengatakan hanya akan mengabulkan permintaan tebusan uang dari KKB. Mereka akan mengirim uang ke KKB dalam pembebasan Philip.
“Tidak mungkin kami mengabulkan kedua permintaan itu, namun untuk uang yang juga diminta akan disiapkan dan diserahkan kepada Egianus Kogoya asalkan sandera yang berkebangsaan Selandia Baru itu dibebaskan dan diserahkan ke aparat keamanan,” kata Fakhiri.
Dia menjelaskan saat ini negosiasi masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk keluarga Egianus Kogoya.
Melalui negosiasi yang melibatkan keluarga, diharapkan Egianus Kogoya menyerahkan Philip Mark Mehrtens, yang disandera sejak 7 Februari lalu. Dia juga berharap pelibatan keluarga Egianus Kogoya dapat membantu meyakinkan pimpinan KKB tersebut untuk tidak mengeksekusi pilot Susi Air, yang sudah ditawan lebih dari 4 bulan.










Komentar