RASIOO.id – Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Cibeet dan Cijurey yang berada di Kabupaten Bogor dilelang senilai Rp8,9 Triliun.
Hal itu disampaikan dalam laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) KemenPUPR. PSN itu dianggarkan dalam APBN tahun 2023.
Dalam proses lelang ini, Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan pembebasan lahan di tiga kecamatan.
“Tiga kecamatan ini ada di timur Kabupaten Bogor, yakni, Kecamatan Sukamakmur, Tanjungsari, dan Cariu,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, Minggu 24 September 2023
“Kita sifatnya supporting, mudah-mudahan itu (pembebasan lahan) bisa lebih cepat,” tambah dia .
Dalam lelang tersebut, KemenPUPR masing-masing membagi tiga paket pekerjaan konstruksi.
Untuk Bendungan Cibeet, Paket I dengan nilai pagu Rp2 triliun lelangnya dimenangkan oleh PT Nindya Karya.
“Paket II dengan nilai pagu Rp1,8 triliun dimenangkan PT Pembangunan Perumahan, dan Paket III dengan nilai pagu Rp1,8 triliun dimenangkan PT Waskita Karya,” beber Burhanudin.
Baca Juga: Pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey Terancam Gagal Gegara RTRW
Kemudian, untuk Bendungan Cijurey, Paket I dengan nilai pagu Rp1,3 triliun lelangnya dimenangkan oleh PT Brantas Abipraya.
“Untuk paket II dengan nilai pagu Rp1,1 T dimenangkan PT Hutama Karya, dan Paket III dengan nilai pagu Rp1,2 T dimenangkan PT Wijaya Karya,” beber Burhanudin.
Bendungan Cibeet akan dibangun dengan lahan seluas 1.700,26 hektare di delapan desa di dua kecamatan, yaitu Tanjungsari dan Cariu.
Berdasarkan hitungan sementara, bendungan diyakini mampu mereduksi banjir hingga 66 persen di wilayah Karawang dan Bekasi, serta memberi manfaat saluran irigasi.
Sementara untuk pembangunan Bendungan Cijurey, ini merupakan permintaan langsung dari warga Kabupaten Bogor untuk mengairi lahan persawahan yang kering saat kemarau.
Desain Waduk Cijurey cenderung lebih kecil dari Cibeet, yaitu dengan lahan seluas 203,9 hektare di empat desa yang ada di tiga kecamatan, yakni Sukamakmur, Cariu dan Tanjungsari.
Baca Juga: Minta Dipercepat, Iwan Setiawan Ternyata Belum Tau Progres Revisi RTRW Sudah Sampai Mana
Proyek Startegis Nasional
Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan bahwa pembangunan dua bendungan sudah masuk dalam program strategis nasional (PSN).
Sehingga, Pemkab Bogor harus segera memenuhi semua kebutuhan untuk pembangunan itu.
Salah satunya merevisi perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang paling lambat harus diselesaikan akhir tahun ini.
“Perubahan RTRW ini harus segera diselesaikan. Karena kalau tidak segera (tahun ini) maka tahun depan Cibeet dan Cijurey tidak bisa dibangun,” kata Iwan.
Simak rasioo.id di GoogleNews















Komentar