Pasar Leuwiliang Ludes Terbakar, Bupati Bogor Minta Pasar Tohaga Relokasi Pedagang

 

 

 

RASIOO.id – Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengintruksikan anak buahnya untuk menangani permasalahan pasca kebakaran di Pasar Leuwiliang yang menghanguskan kios, los dan  awning para pedagang.

Ia meminta secara khusus kepada Perumda Pasar Tohaga untuk melakukan relokasi sementara dan kajian lainnya untuk para pedagang pasar.

“Kami saat ini terus berkoordinasi dengan tim Perumda Pasar Tohaga berkenaan dengan rencana penanganan dampak kebakaran, pengkajian rencana relokasi sementara dan pengkajian penanganan dampak bencana kebakaran,” kata Iwan.

Pusdatin Damkar Kabupaten Bogor ada sekitar 16 unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari Sektor Leuwiliang 3 unit, Sektor Ciawi 2 unit, Sektor Ciomas 2 unit, Sektor Citereup 2 unit, Sektor Parung 1 unit, Sektor Cibinong 2 unit, unit Rescue 1 unit, perbantuan damkar kota Bogor 1 unit dan perbantuan air BPBD 2 unit.

Serta menerjunkan puluhan petugas Damkar yang terdiri dari 50 orang anggota damkar, 6 orang rescue dan 10 orang relawan damkar untuk memadamkan api yang membakar puluhan kios di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu malam. Namun, api sulit dijinakan hingga melalap semua bangunan yang ada.

Sebelumnya, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menyebut sebanyak 590 Kios, 641 los dan 835 awning yang ada di Pasar Leuwiliang tersebut. Ia mengaku dari data itu hampir semuanya terbakar.

“Update tadi pagi pukul 09:00 WIB, sudah ada 550 Kios yang terbakar, 580 Los dan 450 Awning yang ikut terbakar. Bahkan lapak PKL pun ada yang terbakar, 35 PKL dan 5 titik MCK turut terbakar,” ungkap dia.

Baca Juga : Kebakaran Pasar Leuwiliang, 550 Kios dan 580 Los Ludes Terbakar Api

Ia mengingatkan kepada seluruh pedagang di Pasar Kabupaten Bogor agar lebih berhati-hati saat melakukan jual-beli dan sesudah menutup lapak mereka di Pasar.

“Kami sangat prihatin dan berduka atas musibah ini Kami perintahkan ke semua pasar untuk waspada bahaya kebakaran, hal hal teknis di lapangan juga sedang diterapkan dan kewaspadaan harus terus ditingkatkan” tegas Haris.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar