Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian, Ketua Bawaslu Kota Tangerang : Kejadian 2019 Jangan Terulang di 2024

 

RASIOO.id –  Ketua Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Tangerang Komarulloh, mengimbau  masyarakat agar tidak terprovokasi terhadap isu yang bermuatan ujaran kebencian di media sosial. Hal tersebut disampaikan, Komarulloh usai peluncuran Pemetaan Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024: Isu Strategis Kampanye di Media Sosial.

“Jangan ada ujaran kebencian agar kejadian di tahun 2019 tidak terulang lagi pada pemilu serentak 2024 karena ujaran kebencian dalam konteks Pemilu sangat merugikan,” tegas Komarulloh kepada wartawan, Rabu 1 November 2023.

Komarulloh mengatakan, ujaran kebencian dapat memicu ketegangan sosial, memecah belah masyarakat, dan mengganggu proses demokrasi yang seharusnya berjalan damai.

Baca Juga : Gawat! Bawaslu Sebut Konten Ujaran Kebencian di Medsos Naik Jelang Pemilu

Menurut Komarulloh, Pengawasan dalam mengatasi ujaran kebencian dalam pemilu serentak 2024 sangat penting. Pengawasan yang efektif akan membutuhkan kerjasama antara pemerintah, LSM, media, dan masyarakat sipil untuk memastikan pemilu berlangsung dalam suasana yang adil, damai, dan demokratis.

“Pemerintah, partai politik, dan media harus berperan aktif dan seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama dalam menghindari penyebaran ujaran kebencian dan memastikan pemilu berlangsung dengan adil dan damai,” ucap dia.

Selanjutnya, Bawaslu Kota Tangerang mendorong agar proses demokrasi ini harus berfokus pada isu-isu strategis dan gagasan positif, dan menjujung tinggi toleransi.

“Penting untuk mendorong kampanye yang berfokus pada isu-isu dan gagasan positif, serta mempromosikan toleransi, dialog dan pemahaman yang lebih baik antara berbagai kelompok masyarakat,” tutupnya.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda