RASIOO.id – Sekertaris Daerah (Sekda) Burhanudin menyampaikan bahwa dirinya tidak akan mengambil masa persiapan pensiun (MPP) sebelum masa jabatan Bupati Bogor Iwan Setiawan habis.
“Iya Insya Allah seperti itu (tunggu Iwan pensiun). Saya mau estafetkan (Jabatan Sekda). Insya Allah Desember ini juga banyak, saya harus mengawal laporan akhir jabatan 5 tahun, menyusun laporan akhir tahun 2023 terus juga ada pemeriksaan BPK dan pergantian Bupati dengan penjabat,” kata Burhanudin, Senin 13 November 2023.
“Tugas-tugas itu akan saya kawal secara step by step,” lanjut Burhanudin.
Baca Juga : Soal Pensiun di Tahun Politik dan Diminta jadi Bupati Bogor, Burhanudin Nanti Saya Istikharah
Setelah masa jabatan Bupati Bogor habis di akhir Desember 2023, dirinya memastikan akan juga pensiun dini atau ambil MPP pada bulan Januari 2024.
“Insya Allah saya akan ambil MPP, entah itu 1 Januari atau Januari. Yang jelas saya tidak mau dibilang pejabat yang tidak bertanggung jawab, saya harus mengestafetkan itu,” ungkapnya.
Burhanudin beralasan, diambilnya MPP merupakan bentuk kepedulian dia kepada ASN junior yang ada di Kabupaten Bogor. Ia ingin juniornya merasakan bangku Sekda untuk mengawal pembangunan daerah yang dipimpin Pj Bupati Bogor.
“Pemimpin yang baik itu memberikan ruang dan gerak untuk junior nya dan adik-adiknya. Paling tidak kalau saya MPP Januari kan ada 4 bulan untuk regenerasi. Masing-masing punya prinsip kalau saya ingin memberikan contoh kalau saya seorang pimpinan itu harus memberikan ruang gerak untuk bawahannya dan estafet ini harus berjalan,” ungkapnya.
Ia meyakini, sudah ada beberapa ASN yang layak menggantikannya menjadi seorang Sekda untuk mengawal Pj Bupati Bogor.
“Masa ada kepala dinas 13 tidak bisa mengganti saya. Kan ada 13 yang usianya memadai. Jadi nanti Pj Bupati kasarnya bisa memilih dari 13 orang itu,” tutup dia.
Sirmak rasioo.id di Google News















Komentar