Mengintip Persiapan Iwan Setiawan Akhiri Jabatan Bupati Bogor

Iwan Setiawan ingin mengakhiri masa jabatannya dengan baik. Menggunakan diksi agama, Iwan mengatakan, terpenting baginya menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Bogor dan”Husnul Khotimah” atau menutupnya dengan kebaikan.

“Bagi pejabat menurut saya ya, yang terbaik adalah mengakhiri jabatannya dengan husnul khotimah,” kata Iwan Setiawan.

Secara tidak langsung, Iwan Setiawan tidak ingin menambah daftar barisan kepala daerah di Indonesia yang tersandung persoalan hukum. Iwan mengakui, butuh perjuangan besar agar bisa terhindar dari hal tersebut.

Menurut dia, tentu saja dengan kewenangan besar yang dimiliki kepala daerah, banyak juga godaan yang datang untuk berbuat sesuatu yang melampaui kewenangan dan pada akhirnya merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

“Dan saya ingin berakhir dengan husnul khotimah. Suksesnya pemimpin itu landing dengan husnul khotimah.” tegas dia.

Baca Juga : Lantik 91 Pejabat, Iwan Setiawan Targetkan Isi Semua Kekosongan Sebelum Lengser

Kata Iwan, di era modern ini, tidak bisa menyamakan Bupati dengan jabatan raja jaman dulu yang hidupnya serba difasilitasi.

“Dulu mungkin raja di-abring abring (disanjung sanjung), sangat protokeler, dan hidup dengan segala fasilitas yang mewah-mewah,” kata dia.

Sebaliknya, kata dia, pejabat publik di era kini, bagaikan seekor ikan hidup di dalam aquarium. Hidupnya jadi sorotan dan kelihatan dari luar.

“Ikan di aqurium itu dia makan di pojokan pun keliatan dari luar,” imbuh dia.

Tentu juga Iwan ingin meninggalkan hasil kerja yang manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu panjang oleh masyarakat dan meningkatkan taraf ekonomi mereka. Iwan juga ingin mewariskan hal yang baik terhadap layanan pemerintah dan pengeloaan keuangan daerah.

 

Kualitas Samisade dan Predikat WDP

Komentar