RASIOO.id – Sederet fakta mencengangkan terungkap pasca insiden kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang remaja bernama Febriansyah (16) di Jalan Juanda Kelurahan Batusari, Kota Tangerang. Salah satunya, sopir truk bemuatan tanah merah itu di kemudian oleh bocah berinisial RA yang masih berusia 14 tahun.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang AKP Badruzzaman membenarkan bahwa sopir truk tersebut masih di bawah umur. Ia mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa, 5 Desember, sekiranya pagi hari.
Kejadian itu bermula truk bernomor polisi B 9472 TIS melaju dari arah Perumahan Angkasa Pura menuju Jurumudi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) pengemudi truk menyenggol juru parkir hingga akhirnya terlindas bagian belakang kendaraan.
Berbelok ke kiri body samping kanan menyenggol juru Parkir yang bernama AF lalu terjatuh dan terlindas ban belakang sebelah kanan,” kata Badruzzaman saat dikonfirmasi Wartawan.
Polisi yang menerima informasi itu, langsung ke lokasi kejadian. Korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
“Sementara pelaku diamankan. Dalam proses (pemeriksaan),” tegas dia.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalulintas yang menyebabkan seorang pemuda bernama Febriansyah tewas terlindas truk tambang di Jalan Djuanda, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang menyisakan kesedihan dan emosi warga sekitar. Apalagi peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut tanah merah pada Selasa 5 Desember 2023, dini hari itu bukan kali pertama terjadi. Kecelakaan serupa juga pernah terjadi beberapa waktu lalu.
Salah seorang warga, Yasin (27) menceritakan detik-detik peristiwa mengenaskan itu terjadi. Dia mengatakan, saat itu sekira pukul 02.00 WIB, korban bersama teman-temannya yang sehari-hari menjadi tukang parkir di salah satu minimarket dekat Kantor Kelurahan Batusari sedang memarkir kendaraan di depan kantor Kelurahan.
Saat sedang di pinggir jalan, tiba-tiba armada tambang bermuatan tanah merah melintas dengan kecepatan tinggi. Yasin menduga pengendara truk besar tersebut mengantuk hingga kehilangan kendali.
“Yang bawa mobilnya pada saat tu si kenek, sepertinya dia ngantuk terus banting setir. Nah, pada saat itu si korban sedang markirin mobil ketabrak, korban keseret sampeh pertigaan Alfa,” kata dia, Rabu 6 Desember 2023.
Teman korban yang mengetahui peristiwa itu kemudian meneriaki pengemudi truk supaya berhenti. Namun, sudah diteriaki tapi truk masih terus melaju.
“Kayaknya ga denger. Mobil baru berhenti ketika warga udah ada di depan Alfa (alfamart.red),” terangnya.
Baca Juga : Dedie Rachim Letakan Batu Pertama Pembangunan Training Center PDAM Pertama di Jabar
Simak rasioo.id di Google News















Komentar