Survei Elektabilitas Calon Wali Kota Bogor 2024, Dedie Rachim Teratas, Sendi Fardiansyah Masuk Tiga Besar

RASIOO.ID – Nama sekretaris pribadi (sespri) Ibu Negara Presiden RI Iriana Joko Widodo, Sendi Fardiansyah masuk dalam bursa calon Wali Kota Bogor 2024 dengan elektabilitas tinggi versi Lembaga Grup Riset Potensial.

Dalam survei yang dilakukan Lembaga Grup Riset Potensial, Sendi Fardiansyah ada di tiga besar calon Wali Kota Bogor 2024 dengan elektabilitas tinggi bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan.

Diketahui, Lembaga Grup Riset Potensial tuntas menggelar survei publik calon Wali Kota Bogor 2024, bertajuk Survei Kriteria Pemimpin Ideal Kota Bogor 2024 pada 20-26 November 2023 lalu.

Baca juga : Dedie Rachim Letakan Batu Pertama Pembangunan Training Center PDAM Pertama di Jabar

Dalam riset itu, ada 22 nama tokoh yang digadang-gadang akan maju dalam Pilkada Wali Kota Bogor 2024 mendatang.

Hasilnya, nama Dedie Rachim menduduki peringkat pertama sebagai tokoh yang dianggap ideal memimpin kota Bogor ke depan.

Selain itu, muncul juga 2 nama lain yang dianggap ideal untuk menjadi pemimpin kota Bogor yakni, Sahrul Gunawan dan Sendi Fardiansyah.

Baca juga : Di Festival Cap Go Meh, Bima Arya Promosikan Dedie Rachim Jadi Calon Wali Kota Bogor

Dari survei popularitas, Lembaga Grup Riset Potensial menyebut nama Syahrul Gunawan (38,2%), Dedie Rachim (36,2%), Rieke Diah Pitaloka (19,3%), Achmad Ru’yat (16,9%), serta Sendi Fardiansyah (15,6℅) berturut-turut menduduki top-5 ranking teratas tokoh dengan tingkat popularitas tertinggi.

“Daftar nama tokoh dengan angka popularitas tertinggi tersebut, ternyata tidak berbanding lurus dengan indikator keterpilihan atau elektabilitas,” kata Executive Director Lembaga Grup Riset Potensial, Linggar Kharisma dalam rilis resminya, Kamis 7 Desember 2023.

Untuk indikator elektabilitas, nama Dedie Rachim (14%), Sahrul Gunawan (11%), dan Sendi Fardiansyah (10%), menduduki 3 nama tokoh dengan angka keterpilihan tertinggi.

“Tiga nama tadi, disusul oleh beberapa nama tokoh lain seperti Habib Hasan Alatas (4%), Jenal Mutaqin (3%), Yane Ardian (2%), Denny Mulyadi (2%), Raendi Rayendra (1%), Rieke Dyah Pitaloka (1%), serta Achmad Ru’yat (1%),” paparnya.

Pihaknya juga mencermati indikator kepemimpinan yang dianggap ideal bagi masyarakat kota Bogor.

Kepemimpinan yang memiliki gagasan untuk meningkatkan ekonomi daerah (46%) menjadi karakteristik ideal yang paling dianggap penting oleh masyarakat.

Selain mempunyai gagasan menanggulangi berbagai masalah di kota Bogor (45%), dan juga yang tak kalah penting adalah pemimpin ke depan, menurut para responden, perlu berasal dari warga asli kota Bogor (45%).

Survei tersebut, kata Linggar, dilakukan pada 6 kecamatan dan 17 kelurahan di Kota Bogor, serta melibatkan 301 responden yang terdiri dari berbagai kelompok usia, jenis kelamin, pekerjaan, serta tingkat pendidikan.

“Melalui metode survei proportional systematic random sampling, dan angka margin of error sebesar 5,7%, serta interval kepercayaan sebesar 95%,” ungkap dia.

Lihat Komentar