Mohammad Nuruzzaman ajak Para Kyai Bogor jaga Tradisi Keilmuan Pesantren di Halaqoh Fiqih Peradaban

RASIOO.id – Sejumlah pimpinan pondok pesantren di Kota Bogor berkumpul di Ponpes Luhur Daarul Uluum Bogor. Para pimpinan pesantren ini menghadiri Halaqoh Fiqih Peradaban yang diselenggarakan oleh Pesantren Luhur Daarul Uluum dengan menggandeng Kementerian Agama RI.

Bertemakan, Ijtihad Ulama dalam mempersiapkan SDM Unggul untuk menghadapi Era Globalisasi, Direktur Pesantren Luhur Daarul Uluum, Hasbulloh mengatakan, penyelenggaraan Halaqoh Fiqih Peradaban ini merupakan rangkaian halaqoh yang diselenggarakan Kementerian Agama di berbagai pesantren di Indonesia.

“Penyelenggaraan ini sebagai pemantik diskursus peradaban yang perlu diperkuat dalam mengedepankan peran pesantren dan umat Islam di Indonesia untuk memajukan peradaban dunia,” kata Hasbulloh, Jumat, 22 Desember 2023.

Mohammad Nuruzzaman menyampaikan, Ijtihad para Ulama zaman dulu dalam menyiapkan SDM unggul di Indonesia ditandai dengan pendirian Nahdlatul Ulama (NU). Semua itu untuk merespon kondisi Global yang memiliki perubahan yang sangat cepat dalam purifikasi Agama Islam.

“Kini para santri, ulama dan lembaga pesantren harus mampu mewarnai segala diskursus yang ada di dunia maya,” ujar Mohammad Nuruzzaman.

“Masyarakat yang haus akan jawaban persoalan keagamaan bisa mendapatkan jawaban yang otoritatif dari kalangan pesantren dan ulama yang mumpuni di bidangnya,” tambah dia.

Sementara itu, KH. Dr. Lukman Hakim menyampaikan, Islam memiliki konsep yang kuat dalam mempersiapkan SDM yang unggul di era globalisasi salah satunya dengan penguatan Iman, Islam dan Ihsan.

“Pesantren harus lebih maju dari sistem pemerintahan yang ada dalam mengembangkan keilmuan dan bisa menjawab tantangan zaman,” bebernya.

Hadir dalam Halaqoh Fiqh Peradaban tersebut, Pengurus PBNU, Dr. KH. Mohammad Nuruzzaman yang juga Staff Khusus Menteri Agama RI, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor H. Dede Supriatna, Ketua Forum Pondok Pesantren Kota Bogor KH. Muhammad Anshari, Achmad Ubaidillah Ketua Pusat Studi Pesantren, dan KH. Dr. Lukman Hakim selaku Direktur Ma’had Aly Raudhatul Muhibbin.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar