RASIOO.id- Trotoar Alun Alun Kota Bogor, di jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor nampak kumuh dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan berbagai aneka dagangan menutup badan trotoar sehingga tak memberikan celah sedikit pun untuk pejalan kaki.
Suasana semakin sumpek dengan parkir motor di sisi kiri kanan jalan dan Angkutan Umum (angkot), yang ngetem sembarangan. Para pengendara harus berbagi jalan dengan para PKL dan pejalan kaki sehingga macet tak terhindarkan.
Tak cuma itu, banyak juga sampah sisa makanan dan minuman berserakan di jalan pusat kota hujan tersebut.
Salah satu pengunjung Alun Alun Kota Bogor, Arya Situnggalung mengaku miris melihat kondisi Kota Bogor yang semakin macet, sesak dan kotor oleh sampah.
“Saya asli Bogor, jujur miris liat kondisi seperti ini. Banyak infrastruktur diperbagus tapi tidak dibarengi dengan penataan PKL dan parkir kendaraan. Sampai sampah saja berserakan,” ujar Arya Situnggalung kepada Rasioo.id, Senin 24 Juni 2024 di lokasi.
Baca Juga: Janjikan Ekonomi PKL Membaik di Rest Area Puncak, Pj Bupati Bogor Siapkan Hal Ini
Arya berharap, Pemerintah cepat melakukan penanganan untuk menyelesaikan kemacetan, PKL, juga sampah.
“Banyak PKL otomatis banyak sampah, adanya kerumunan pasti bikin macet. Makanya harus ada pemimpin tegas tapi memberikan solusi supaya tidak merugikan yang lain juga,” cetus dia.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar