Subsidi BisKita Trans Pakuan Dicabut, Pemkot Bogor Siap Kelola Mandiri

RASIOO.id – Pemkot Bogor menyatakan kesiapannya untuk mengambil alih pengelolaan Biskita Trans Pakuan setelah Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mencabut subsidinya. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Walikota Bogor, Hery Antasari, yang mengungkapkan bahwa rencana pengelolaan mandiri akan dimulai pada 2025.

“Kami siap. Intinya, dalam perencanaan 2025, kami akan bersiap untuk mengambil alih subsidinya,” ujar Hery Antasari kepada Rasioo.id di Mapolresta, Kota Bogor, pada Selasa, 9 Juli 2024.

Hery menyatakan bahwa Pemkot Bogor masih terus berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan BPTJ terkait program ini. Pembicaraan mencakup perkembangan, kondisi di lapangan, masalah yang dihadapi, serta keberlanjutan subsidi Biskita Transpakuan.

“Hal pertama yang akan diserahkan kepada kami adalah halte. Semua halte akan diambil alih,” jelas Hery.

Meski demikian, Hery belum dapat mengungkapkan nilai subsidi yang diperlukan karena masih dalam proses pembahasan dengan DPRD.

“Soal angkanya, saya tidak mau mendahului karena masih berproses dengan DPRD. Nanti akan diumumkan,” tuturnya.

Menurut data yang telah dihimpun, anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan Biskita Transpakuan cukup besar. Pemkot Bogor diperkirakan harus menyediakan anggaran sebesar Rp50 miliar setiap tahun untuk biaya operasional BisKita Trans Pakuan.

Pengelolaan mandiri ini menjadi tantangan besar bagi Pemkot Bogor, namun Hery optimis bahwa dengan perencanaan yang matang dan kerjasama berbagai pihak, layanan Biskita Transpakuan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi warga Bogor.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Lihat Komentar