Asmawa Tosepu Sebut Prognosis Semester Pertama APBD Kabupaten Bogor Masih Ideal

RASIOO.id – DPRD dan Pemerintahan Kabupaten Bogor melaksanakan rapat Paripurna salah satunya membahas penyampaian tentang prognosis atau realisasi APBD tahun anggaran 2024 di semester pertama.

Pj Bupati Bogor menjelaskan bahwa realisasi semester pertama atau enam bulan pertama APBD Kabupaten Bogor masih terbilang ideal.

Ia menyampaikan, pada semester pertama pendapatan mencapai 48,67 persen, sementara belanja di angka 37,4 persen pencapaiannya dari APBD tahun 2024.

“Realisasi pendapatan kurang lebih sudah 48,67% dan belanja di angka 37,4% artinya realisasi pendapatan kita lebih tinggi dari belanja dan itu masih di posisi ideal,” kata dia, Rabu 10 Juli 2024.

Asmawa menjelaskan, pemerintah dan DPRD Kabupaten Bogor tinggal memperkirakan pelaksanaan kegiatan enam bulan kedepan atau semester kedua APBD Kabupaten Bogor agar pendapatan dan belanja bisa sesuai dengan yang telah direncanakan.

“Keduanya adalah prognosis atau perkiraan pelaksanaan kegiatan termasuk anggaran untuk enam bulan kedepan dalam konteks itu maka sekaligus juga kami menyampaikan kebijakan umum anggaran KUA perubahan dan PPAS perubahan untuk APBD perubahan 2024,” jelas dia.

Ia menyebut, penyampaian KUAPPAS perubahan APBD 2024 itu merupakan upaya menindaklanjuti hasil dari realisasi APBD pada semester pertama.

“Tentu ini dasar pertimbangannya adalah yang pertama atas realisasi semester pertama ini maka tentu ada beberapa kegiatan yang perlu percepatan atau hal-hal yang belum terakomodir dalam APBD induk sehingga perlu ada dimasukan perubahan,” papar dia.

“Di sampingku itu mungkin perlu adanya pergeseran anggaran baik antar program, kegiatan, sub kegiatan maupun jenis belanja,” lanjutnya.

Kemudian, lanjut Asmawa, silva sisa perhitungan anggaran tahun 2023 harus digunakan dan dialokasikan pada APBD perubahan tahun 2024.

“Kan itu bisa diakomodir dalam APBD perubahan. dan itulah dasar-dasar yang menjadi penyebab kemudian kita mengajukan APBD perubahan untuk 2024 intinya ingin mengakomodir beberapa kegiatan strategis yang belum terakomodir dalam APBD induk,” tutup dia.

Lihat Komentar