RASIOO.id – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mulai menjalankan tugasnya dengan pendekatan sederhana, termasuk dalam penggunaan kendaraan dinas. Jenal menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan penggunaan kendaraan lama untuk menunjang aktivitasnya sebagai pejabat publik.
“Saya pakai kendaraan yang ada, tidak masalah. Ada mobil Pajero bekas milik Pak PJ, kemudian plat F 2 mobil lama Camry, semuanya sama saja bagi saya,” ujar Jenal Mutaqin.
Lebih lanjut, Jenal memastikan bahwa tidak ada pembelian mobil dinas baru untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bogor.
Ia telah melakukan pengecekan ke berbagai dinas dan memastikan bahwa pengadaan kendaraan baru tidak menjadi prioritas.
“Saya cek ke dinas-dinas, tidak ada penambahan mobil baru. Selama tidak melanggar aturan, bagi saya sah-sah saja,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Jenal juga berencana lebih sering menggunakan sepeda motor pribadinya untuk menjalankan tugasnya. Menurutnya, hal ini membuatnya lebih fleksibel dalam bergerak dan berinteraksi dengan masyarakat.
“Saya lebih fleksibel menggunakan motor sendiri,” ungkapnya.
Terbaru, pada Senin, 25 Februari 2025, Jenal bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor melakukan peninjauan jalur perlintasan tamu negara yang akan berkunjung ke Istana Bogor. Menariknya, dalam kegiatan tersebut, Jenal memilih menggunakan sepeda motor pribadinya demi kemudahan dan efisiensi akses.
Gaya kepemimpinan yang sederhana dan dekat dengan masyarakat ini memperlihatkan komitmen Jenal Mutaqin untuk melaksanakan tugasnya secara maksimal tanpa mengutamakan fasilitas mewah.
Sikap ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan diharapkan mampu memperkuat kedekatan antara pemerintah dan warga Bogor.
Simak rasioo.id di Google News












![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)


Komentar