RASIOO.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Komisi VIII DPR RI melakukan tinjauan ke lokasi longsor yang menyebabkan terputusnya akses jalan di Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Dalam kunjungan ini, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati mengatakan pentingnya dukungan logistik dan penanganan masa tanggap darurat untuk masyarakat yang terdampak.
“Kami sudah melakukan asesmen bersama BPBD dan merumuskan solusi untuk mempercepat penanganan bencana. Prioritas utama adalah masyarakat yang terdampak,” kata Raditya Jati Rabu 5 Maret 2025.
Baca Juga: Akses Jalan Batutulis Bogor Terputus Akibat Longsor, Lalu Lintas Dialihkan
Raditya menjelaskan, salah satu langkah penting yang diambil adalah pelaksanaan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana lebih lanjut, seperti hujan lebat yang berisiko menyebabkan longsor dan banjir.
“modifikasi cuaca ini akan berlangsung dari 4 Maret hingga 8 Maret 2025, dengan harapan dapat menurunkan intensitas cuaca buruk di wilayah terdampak,” jelas dia.
Lebih lanjut ia juga mengapresiasi langkah cepat yang sudah dilakukan Pemerintah Kota dalam melakukan evakuasi penanganan pertama.
“evakuasi menjadi langkah utama yang dilakukan, Pemerintah Kota Bogor sudah bergerak cepat untuk melakukan evakuasi dan penanganan pertama pada malam pertama pasca kejadian,” katanya.
BNPB juga memprioritaskan kebutuhan logistik untuk pengungsi. “Kami siapkan matras, selimut, dan makanan siap saji,” ungkap dia.
Langkah itu dilakukan mengingat banyak warga yang belum bisa memasak akibat kondisi yang tidak memungkinkan.
Selain itu, BNPB turut menyediakan bantuan perlengkapan lainnya, seperti tenda, lampu penerangan, dua unit perahu dengan mesin, dan alat pemotong pohon untuk membersihkan bekas pohon tumbang yang menghalangi akses jalan.
Sebagai bentuk dukungan lainnya, BNPB juga menyerahkan dana siap pakai sebesar 150 juta rupiah kepada BPBD Kota Bogor untuk mendukung operasional masa tanggap darurat.
“Dana ini dapat digunakan untuk kebutuhan operasional, seperti pengadaan tenaga kerja, dapur umum, atau hal-hal strategis lainnya. Semua penggunaan dana akan dipertanggungjawabkan secara transparan,” tutupnya.
Dengan langkah ini, BNPB memastikan penanganan bencana di Batutulis dapat dilakukan secara maksimal, serta mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak, dan mengurangi risiko bencana lebih lanjut.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar