RASIOO.id – Seorang pemuda di Kampung Babakan, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, mengalami luka di bagian belakang telinga setelah diduga dipukul menggunakan senjata api oleh seorang warga yang tidak terima dengan aksi membangunkan sahur.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mendekati sekelompok pemuda yang tengah membangunkan sahur dengan membawa bedug.
Pria tersebut diduga menodongkan senjata api, lalu terdengar beberapa letupan yang membuat para pemuda menghentikan aktivitasnya.
Tak lama setelah itu, seorang pemuda terlihat mengalami pendarahan di bagian belakang telinga.
Korban yang tampak kebingungan segera dilarikan warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Citeureup, AKP Ari Nugroho, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada dini hari dan bukan merupakan aksi penembakan, melainkan pemukulan.
“Bukan penembakan kalau menurut laporan yang kami terima. Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara memukul bagian belakang telinga korban menggunakan benda yang diduga airsoft gun,” ujar AKP Ari.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan korban di rumah sakit sebelum mengambil keterangannya.
Sementara itu, pelaku sudah diamankan di Polsek Citeureup.
“Pelaku sudah kami amankan, dan kami masih mendalami kronologi kejadian. Informasi sementara yang kami peroleh, korban tidak ditembak, melainkan dipukul hingga mengalami luka,” tambah AKP Ari.
Dalam rekaman video lain, tampak warga yang geram mengarak pelaku ke dalam mobil untuk dibawa ke kantor polisi.
Puluhan warga terdengar meneriaki pelaku sebagai bentuk kekesalan mereka.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar