RASIOO.id – Tumpukan sampah menggunung di Jalan Sawah Baru RT 03/07, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menjadi keluhan warga.
Sampah rumah tangga yang berserakan hingga menutupi sebagian badan jalan itu menimbulkan bau tak sedap dan diduga akibat tidak terangkut secara rutin oleh truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H. Wasto Sumarno, turut menyoroti kondisi memprihatinkan tersebut.
Ia mengaku terkejut saat melintas di jalan lingkar kampus IPB dan mendapati tumpukan sampah sepanjang sekitar 30 meter.
“Selain menimbulkan bau tak sedap, keberadaan sampah di jalan tersebut dapat membahayakan para pengendara. Setengah badan jalan penuh dengan tumpukan sampah sehingga jalan menjadi menyempit,” ujarnya.
Menurutnya, dugaan keterlambatan pengangkutan oleh truk sampah DLH harus menjadi perhatian serius.
Terlebih, DPRD Kabupaten Bogor saat ini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Sampah untuk menggantikan Perda Nomor 4 Tahun 2015 yang dinilai sudah tidak relevan.
“Kami sedang membahas rancangan Perda pengelolaan sampah dan sudah dibentuk pansus. Masyarakat yang ingin memberikan saran dan masukan dipersilakan,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga Babakan, Imang, menyebutkan tumpukan sampah tersebut berasal dari empat RW, yakni RW 01, 07, 08, dan 09.
“Truk DLH yang mengangkut sampah dari TPS ini hanya tiga kali seminggu. Sementara sampah dari empat RW masuk setiap hari, sedangkan lahan TPS terbatas. Akhirnya sampah meluber ke badan jalan,” jelasnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar persoalan sampah yang berulang ini dapat ditangani secara tuntas dan tidak kembali mengganggu aktivitas masyarakat.













Komentar