RASIOO.id – Upaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk memulihkan ekosistem hutan melalui program penanaman pohon mendapatkan respons positif dari berbagai pihak.
Program tersebut menawarkan upah sebesar Rp50 ribu per hari bagi warga yang bersedia menanam sekaligus merawat pohon di wilayahnya.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, menilai gagasan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kondisi hutan di Jawa Barat yang saat ini dinilai sangat memprihatinkan. Ia menyebutkan, hanya sekitar 20 persen kawasan hutan di Jawa Barat yang masih berfungsi dengan baik.
“Mengingat kondisi hutan di Jabar yang masih berfungsi baik saat ini hanya sekitar 20 persen saja, sedangkan sisanya dalam keadaan rusak,” ujarnya.
Aan menambahkan, pelibatan masyarakat dalam upaya rehabilitasi lingkungan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan.
Selain membuka peluang pendapatan bagi warga, program ini juga mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Sebelumnya, program penanaman dan perawatan pohon ini mendapatkan berbagai tanggapan dari warga.
Meski banyak yang mengapresiasi, beberapa pihak di tingkat daerah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, menyatakan bahwa sejauh ini belum ada sosialisasi resmi terkait teknis pelaksanaan program tersebut.
Dengan kerusakan ekosistem hutan yang terus meningkat, program berbasis pemberdayaan masyarakat ini diharapkan menjadi momentum baru untuk mengembalikan fungsi kawasan hijau di Jawa Barat, sekaligus mengurangi risiko bencana ekologis seperti banjir dan longsor.













Komentar