Tersenggol di Tengah Keramaian, Lansia Dipukul di Pasar Anyar Bogor: Polisi Buru Pelaku

RASIOO.id – Insiden dugaan penganiayaan terjadi di kawasan Pasar Anyar Bogor dan mengejutkan para pengunjung yang tengah beraktivitas. Seorang pria lanjut usia menjadi korban pemukulan setelah insiden senggolan di tengah ramainya pasar.

Berdasarkan laporan polisi bernomor STTLP/B/149/II/2026/SPKT/Polresta Bogor Kota, peristiwa itu bermula saat korban berjalan kaki sambil membawa barang belanjaan. Di tengah padatnya aktivitas jual beli, tubuh korban tanpa sengaja bersentuhan dengan seorang pria yang diduga berprofesi sebagai pedagang atau kerap beraktivitas di lokasi tersebut.

Meski korban telah menyampaikan permintaan maaf, terlapor diduga tersulut emosi. Tanpa banyak bicara, pelaku disebut langsung melayangkan pukulan dengan tangan kosong yang mengenai pelipis kiri korban. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian wajah dan sempat menjadi perhatian warga sekitar.

Lapor Polisi di Hari yang Sama

Tak terima atas perlakuan tersebut, korban bersama keluarganya mendatangi Polresta Bogor Kota sekitar pukul 15.00 WIB pada hari kejadian untuk membuat laporan resmi.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan proses penyelidikan guna mengidentifikasi serta mengamankan terlapor. Polisi juga menelusuri keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Terancam Jerat Pasal Penganiayaan

Kasus ini diduga melanggar Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penganiayaan. Jika terbukti bersalah, pelaku terancam sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Warga Soroti Keamanan Pasar

Sejumlah warga menyayangkan kejadian tersebut, terlebih korban diketahui sudah berusia lanjut dan telah beritikad baik dengan meminta maaf. Mereka berharap aparat dapat segera menangkap pelaku agar situasi keamanan di Pasar Anyar tetap kondusif.

Pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat dinilai harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua kalangan, terutama kelompok rentan seperti lansia. Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah tegas aparat demi menjaga ketertiban di kawasan tersebut

Komentar