Malam ke-21 Ramadan, Ribuan Jamaah dari Jakarta Padati Kawasan Empang Bogor untuk Salat Tarawih

RASIOO.id – Suasana kawasan Empang, Kota Bogor, dipadati ribuan jamaah pada malam ke-21 Ramadan, Selasa 10 Maret 2026. Jamaah yang datang tidak hanya berasal dari Bogor, tetapi juga dari berbagai wilayah termasuk Jakarta, untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah sekaligus mencari keberkahan di malam-malam ganjil Ramadan.

Sejak sore hari, kawasan dari Tanjakan Makam Raden Sholeh hingga Abdullah Mustafa Centre mulai dipenuhi jamaah. Mereka datang untuk mengikuti tradisi tahunan berburu keberkahan malam Lailatul Qadar di majelis-majelis besar yang ada di kawasan tersebut.

Empang sendiri dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan religi di Kota Bogor. Di kawasan ini terdapat masjid yang berada di area pemakaman ulama besar, Habib Abdullah bin Mukhsin Al-Attas atau yang lebih dikenal sebagai Habib Keramat Empang. Sosok ulama tersebut dikenal memiliki peran besar dalam perkembangan dakwah Islam di wilayah Bogor.

Salah satu jamaah asal Jakarta Pusat, Rifki (18), mengaku dirinya rutin datang setiap tahun untuk mengikuti kegiatan tersebut karena mengikuti anjuran guru di pondok pesantrennya.

“Kita datang karena menghormati guru-guru kita saja, karena kita memang mondok,” tutur Rifki kepada rasioo.id.

Rifki mengaku berangkat dari Jakarta sejak pukul 16.30 WIB dan tiba di Empang menjelang waktu berbuka puasa. Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh, ia tetap antusias menjalani ibadah tersebut.

Hal serupa juga disampaikan Abdullah (50), jamaah asal Jakarta Timur. Ia menyebut kunjungannya ke Empang sebagai bagian dari tradisi wisata religi pada malam-malam ganjil Ramadan.

“Ini sudah jadi tradisi. Kalau Ramadan itu ada istilah malam-malam ganjil. Kalau sekarang malam 21 memang adanya di Bogor, nanti malam 23, 25, 27 biasanya di Kramat Kwitang,” ujar Abdullah.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki daya tarik spiritual tersendiri yang membuat banyak orang rela datang dari berbagai daerah.

“Bukan dipercaya ya, tapi memang tempat ini punya daya tarik tersendiri. Orang-orang sering menyebutnya makam keramat,” jelasnya.

Ia pun berharap pada malam ke-21 Ramadan ini para jamaah yang datang bisa mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

“Semoga di malam 21 ini ada rahmat yang diberikan kepada masyarakat yang datang ke sini,” tutupnya. (Hana)

Komentar