RASIOO.id – Momentum libur Hari Raya dimanfaatkan warga sekitar kawasan Kantor Pajak di belakang BTM untuk membuka lahan parkir musiman. Bahu jalan yang biasanya lengang, kini disulap menjadi area parkir alternatif bagi pengunjung yang kesulitan mendapatkan tempat di dalam gedung.
Salah satu pengelola parkir, Anggi, mengaku mulai mengoperasikan layanan tersebut pada Senin, 23 Maret 2026, seiring meningkatnya jumlah kendaraan selama periode libur. Ia menyebut, keterbatasan lahan parkir resmi menjadi alasan utama munculnya parkir dadakan ini.
“Kalau di dalam sudah penuh, pengunjung biasanya langsung cari tempat di luar. Nah, di situ kami membantu,” ujar Anggi saat ditemui di lokasi.
Layanan parkir ini beroperasi mulai siang hingga pukul 21.00 WIB dengan tarif flat Rp5.000 per sepeda motor. Berbeda dengan parkir resmi yang menggunakan sistem per jam, parkir di bahu jalan memberikan kebebasan waktu bagi pengguna.
“Masuk jam berapa saja, keluar malam pun tetap sama. Tidak dihitung per jam,” jelasnya.
Meski hanya memanfaatkan ruang terbuka, Anggi memastikan keamanan kendaraan tetap menjadi prioritas. Ia bersama petugas lain bergantian melakukan pengawasan untuk mengantisipasi potensi tindak pencurian.
“Kami pantau terus, apalagi kalau ada orang yang mencurigakan. Helm dan barang bawaan juga kami jaga,” tambahnya.
Menariknya, aktivitas parkir ini tidak dilakukan setiap hari. Anggi menegaskan bahwa operasional hanya berlangsung saat kantor libur, seperti selama Ramadan dan menjelang Lebaran, guna menghindari gangguan terhadap aktivitas perkantoran.
“Kalau hari kerja, kami tidak buka. Harus tetap ikut aturan,” tegasnya.
Keberadaan parkir musiman ini tak hanya membantu pengunjung, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga sekitar. Di tengah padatnya kawasan perkotaan, inisiatif ini menjadi contoh pemanfaatan ruang secara fleksibel sekaligus bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.













Komentar