RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan. Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemkab Bogor sukses meraih kembali penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia melalui program Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam yang digelar di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor.
Rekor bergengsi tersebut diberikan setelah Pemkab Bogor berhasil menghadirkan pelayanan publik tanpa henti selama empat hari lebih, mulai 18 Mei 2026 pukul 10.00 WIB hingga 22 Mei 2026 pukul 14.00 WIB. Program inovatif ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Piagam penghargaan MURI diterima langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, didampingi Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, di Kantor DPMPTSP Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat 22 Mei 2026.
Tak sekadar seremoni, Rudy menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi titik balik transformasi pelayanan publik di Kabupaten Bogor. Menurutnya, pola pelayanan konvensional sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, khususnya di wilayah penyangga ibu kota seperti Kabupaten Bogor.
“Banyak masyarakat yang baru bisa mengurus perizinan pada malam hari setelah pulang bekerja. Karena itu, kantor pelayanan tidak bisa disamakan dengan jam kerja perangkat daerah lainnya,” tegas Rudy.
Ia menilai, fleksibilitas jam pelayanan menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan pemerintah tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka di siang hari.
Selain sektor perizinan, Rudy juga memberi perhatian serius terhadap administrasi kependudukan. Ia meminta jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk lebih aktif melakukan jemput bola kepada masyarakat yang belum memiliki dokumen penting seperti KTP maupun KK.
Menurutnya, dokumen administrasi kependudukan merupakan pondasi utama masyarakat untuk mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara, mulai dari pendidikan hingga bantuan sosial.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Bogor, Agus Ridho menjelaskan, kegiatan Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam melibatkan 23 tenant pelayanan dari total 31 tenant yang tersedia di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bogor.
Tenant tersebut terdiri dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga unsur pendukung lainnya yang bekerja secara bergantian dalam tiga shift pelayanan setiap harinya.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, inklusif, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Agus Ridho.
Antusiasme warga pun terbilang luar biasa. Selama pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 6.210 layanan berhasil diberikan kepada masyarakat. Sementara jumlah pendaftaran perizinan mencapai 574 permohonan.
Rata-rata sebanyak 169 petugas pelayanan diterjunkan setiap harinya demi memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal selama 100 jam nonstop.
Tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang fleksibel dan dekat dengan kebutuhan warga sangat dibutuhkan, terutama di wilayah aglomerasi padat seperti Kabupaten Bogor.
Momentum HJB ke-544 sekaligus keberhasilan meraih rekor MURI ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju, aman, adil, dan makmur.















Komentar