Cegah Korban Bertambah, Dinas PUPR Kota Bogor Pasang Pagar Pengaman di Jalur Rel Sholeh Iskandar

RASIOO.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bogor mulai melakukan pemasangan pagar pengaman di area perlintasan rel kereta api Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Selasa, 30 Juni 2026.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas insiden seorang pria bernama Irwan yang meninggal dunia usai tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur rel kawasan Jalan Sholeh Iskandar pada Jumat, 26 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sisi rel, sementara penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan pemasangan pagar dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan masyarakat karena area tersebut kerap dilintasi warga meski berisiko tinggi.

“Ya betul, pagar untuk pengamanan masyarakat karena sudah sering kejadian seperti mobil masuk rel, orang tertabrak kereta api karena banyak masyarakat yang melintas di areal tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses pemasangan pagar telah mulai dikerjakan di dua sisi jalur rel, yakni sisi timur dan sisi barat.

Esti menjelaskan panjang pagar di sisi timur mencapai sekitar 50 meter, sedangkan sisi barat sekitar 102 meter.

“Sisi timur lebih pendek karena ada penyesuaian saat di lokasi,” katanya.

Ia berharap pemasangan pagar tersebut dapat menekan potensi kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi melintas sembarangan di area rel kereta api.

“Untuk keamanan semuanya, mohon tidak melintas lagi di area rel kereta api tersebut dan ke depan mohon untuk dapat sama-sama memelihara kondisi pagar atau jangan dirusak,” tutupnya.

Komentar