Festival Merah Putih 2026 Bogor Siapkan 19 Agenda Kebangsaan

RASIOO.id – Panitia Festival Merah Putih (FMP) 2026 resmi meluncurkan rangkaian kegiatan kebangsaan yang akan berlangsung sepanjang Agustus 2026 di Kota Bogor.

Sebanyak 19 agenda telah disiapkan dengan mengusung semangat persatuan, keberagaman, serta pelibatan masyarakat dari berbagai kalangan.

Peluncuran agenda tersebut disampaikan Ketua Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, dalam konferensi pers bertajuk “Temu Kangen Kebangsaan Merah Putih Satukan Kebinekaan Bogor 2026” yang digelar pada Minggu, 26 Juli 2026.

Syahril mengatakan, rangkaian Festival Merah Putih tahun ini akan diawali dari kawasan Suryakencana pada 31 Juli sebagai pembuka seluruh kegiatan yang berlangsung selama satu bulan penuh.

“Rangkaian ini melanjutkan sore hari di Suryakencana pada tanggal 31 Juli,” ujarnya.

Memasuki 1 Agustus, panitia akan menggelar aksi donor darah ke-90 bekerja sama dengan Himpunan Alumni Kesatuan di Sekolah Kesatuan, Pulo Armen.

Pada hari yang sama juga dimulai tradisi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih di Tugu Kujang yang akan berlangsung setiap hari hingga 31 Agustus.

“Penaikan bendera dilakukan pukul 07.00 WIB dan penurunan pukul 17.00 WIB setiap hari selama Agustus,” kata Syahril.

Selain kegiatan seremonial, FMP 2026 juga menghadirkan berbagai aksi sosial. Pada 5 Agustus, panitia akan mengunjungi Yayasan Awan Bina Amal Sejati di kawasan Tonjong, Jalan Raya Parung.

Tahun ini, panitia juga menghadirkan program baru berupa wakaf pohon alpukat produktif untuk rumah ibadah yang dipadukan dengan pendampingan sertifikasi tanah wakaf bekerja sama dengan ATR/BPN.

Menurut Syahril, program tersebut bertujuan mendorong kemandirian ekonomi rumah ibadah melalui pemanfaatan potensi agroklimat Kota Bogor.

“Tahun ini ada sedikit perbedaan, yaitu kami mengadakan wakaf pohon alpukat untuk tempat-tempat ibadah. Kami melihat agroklimat Kota Bogor sangat sesuai untuk pohon alpukat sehingga dapat menjadi pengembangan ekonomi di lingkungan rumah ibadah,” jelasnya.

Ia mencontohkan keberhasilan program serupa di kawasan Cipaku, di mana pohon alpukat berusia lima hingga enam tahun mampu menghasilkan panen hingga 500 kilogram.

Salah satu kegiatan yang paling dinantikan masyarakat adalah Kirab Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026.

Kirab akan dimulai dari Tugu Kujang, melintasi Jalan Otista, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Jenderal Sudirman, dan berakhir di Kantor Pusdikzi.

Panitia memperkirakan sekitar 10 ribu orang akan memeriahkan kegiatan tersebut, dengan sekitar 3.000 peserta dan panitia yang akan membentangkan lima bendera Merah Putih raksasa sepanjang 100 meter sebagai simbol lima sila Pancasila.

Memasuki pertengahan Agustus, Festival Merah Putih menghadirkan berbagai kegiatan olahraga dan kebangsaan.

Pada 15 Agustus akan digelar Padel Merah Putih Championship di Racket House Jalan Baru yang memperebutkan Piala Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI.

Kemudian pada 17 Agustus pukul 06.30 WIB, masyarakat akan mengikuti Doa Bersama Lintas Agama di Tugu Kujang sebelum melaksanakan upacara kemerdekaan di instansi masing-masing.

Semangat nasionalisme generasi muda juga diperkuat melalui kegiatan edukatif. Sebanyak 1.000 hingga 1.200 siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah dijadwalkan mengikuti Wisata Kebangsaan ke Museum Kepresidenan Balai Kirti pada 18–21 Agustus.

Selanjutnya, pada 24–27 Agustus, sekitar 1.000 siswa SMP sederajat akan mengikuti Wisata Perjuangan di Museum dan Monumen PETA.

Festival Kopi Legendaris dan Penutupan di Lanud ATS

Festival Merah Putih 2026 juga menghadirkan agenda kuliner melalui Festival Kopi Legendaris yang digelar di Lapangan Sempur pada 21–23 Agustus.

Panitia akan menghadirkan enam merek kopi legendaris Kota Bogor, termasuk Kopi Bah Sipit yang telah berusia lebih dari satu abad.

“Kita akan menampilkan kopi-kopi legendaris di Kota Bogor, salah satunya Kopi Bah Sipit yang usianya sudah lebih dari 100 tahun,” ujar Syahril.

Menjelang akhir rangkaian kegiatan, panitia akan menggelar Fashion Show for Kids bagi anak-anak panti asuhan pada 28 Agustus atas masukan dari Komandan Korem.

Selanjutnya, LKBB Merah Putih Championship akan berlangsung pada 29 Agustus di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB dengan melibatkan 65 sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kota Bogor.

Seluruh rangkaian 19 kegiatan Festival Merah Putih 2026 akan ditutup melalui Closing Ceremony yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Udara Atang Sendjaja (Lanud ATS) pada 30 Agustus 2026.

Syahril berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, komunitas, dan media dapat terus mendukung penyelenggaraan Festival Merah Putih agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan semakin memperkuat semangat persatuan serta kebhinekaan di Kota Bogor.

Komentar