RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menghadirkan Bogor Creative Hub sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif dengan merevitalisasi Gedung Kesenian yang telah lama terbengkalai. Fasilitas tersebut nantinya menjadi ruang berkarya bagi 17 sub sektor ekonomi kreatif sekaligus wadah pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengatakan Gedung Kesenian akan dialihfungsikan menjadi Creative Hub yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi kreatif dari berbagai bidang.
“Gedung Kesenian ini kita ubah fungsi menjadi Creative Hub untuk 17 subsektor ekonomi kreatif. Nanti digunakan untuk berbagai jenis seni dan kegiatan ekonomi kreatif,” ujar Ria, Kamis, 30 Juli 2026.
Revitalisasi gedung yang tidak lagi digunakan sejak 2006 itu dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai mencapai Rp28,3 miliar. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026, kemudian dapat dimanfaatkan setelah proses serah terima pekerjaan.
Tak hanya memperbarui bangunan utama, Pemkab Bogor juga akan melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti gedung parkir, kantor Disparekraf, hingga galeri seni. Seluruh fasilitas itu dirancang untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat dan terintegrasi.
Menurut Ria, unsur budaya tetap menjadi identitas utama dalam pengembangan Bogor Creative Hub. Karena itu, ruang tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pelaku usaha kreatif, tetapi juga menjadi tempat bagi komunitas seni dan sanggar budaya untuk berkreasi serta menampilkan karya mereka.
“Unsur budaya tetap ada, karena budaya ini harus kita lestarikan. Teman-teman dari sanggar juga bisa menggunakan tempat ini sebagai ruang berekspresi,” katanya.
Hadirnya Bogor Creative Hub diharapkan mampu menjadi pusat kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif, memperluas ruang ekspresi bagi komunitas seni, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor kreatif sebagai salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Bogor.















Komentar