Tuntut Kejelasan Jabatan, Demo HMI MPO di Balai Kota Bogor Berujung Ricuh

RASIOO.id – Aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bogor di Balai Kota Bogor berakhir ricuh pada Senin, 24 Agustus 2026.

Aksi yang awalnya berlangsung dengan penyampaian orasi memanas ketika massa terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Bogor. Massa juga membakar ban di tengah jalan sehingga kepulan asap hitam terlihat di sekitar lokasi.

Kericuhan dipicu tuntutan massa yang meminta kejelasan terkait dugaan tindakan amoral dan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kota Bogor.

Massa menyoroti dugaan penggunaan identitas serta atribut kedinasan oleh seorang perempuan dengan nomenklatur “Sekretaris Bagian Hukum dan HAM”. HMI MPO mempertanyakan jabatan tersebut karena disebut tidak tercantum dalam struktur organisasi resmi berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 155 Tahun 2021 maupun perubahannya melalui Perwali Nomor 119 Tahun 2022.

Selain persoalan jabatan, massa juga mempersoalkan dugaan penggunaan fasilitas negara dan fasilitas kedinasan serta pemberian kewenangan yang dinilai tidak memiliki dasar hukum.

HMI MPO Cabang Bogor menilai dugaan tersebut perlu diperiksa secara objektif dan transparan. Mereka juga meminta Pemerintah Kota Bogor tidak menganggap persoalan tersebut hanya sebagai masalah internal pemerintahan.

Situasi semakin memanas ketika massa berupaya melewati barikade pengamanan untuk menemui pejabat terkait. Dorong-dorongan antara mahasiswa dan aparat pun tidak terhindarkan.

HMI MPO Cabang Bogor menegaskan tuntutan mereka berkaitan dengan transparansi, akuntabilitas, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance di lingkungan Pemkot Bogor.

Komentar