RASIOO.id – Jakarta kembali menjadi pusat perhatian. Puluhan aksi demonstrasi digelar serentak di sejumlah titik strategis Ibu Kota, Kamis , dengan kons27 Agustus 2026 entrasi massa terbesar berada di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Beragam kelompok mahasiswa dan masyarakat sipil turun ke jalan membawa tuntutan yang berbeda. Mulai dari desakan pengesahan RUU Perampasan Aset, pemberantasan korupsi, hingga persoalan harga kebutuhan pokok yang dinilai masih membebani masyarakat.
Salah satu tuntutan datang dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Mereka menilai aturan tersebut penting untuk memperkuat upaya negara dalam memberantas korupsi sekaligus memulihkan kerugian negara.
Sementara itu, Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) membawa tuntutan lebih keras dengan mendorong penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
Tak hanya isu pemberantasan korupsi, persoalan ekonomi juga menjadi sorotan. Sejumlah massa aksi mendesak pemerintah mengambil langkah nyata untuk menurunkan harga kebutuhan pokok agar tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat dapat segera dikurangi.
Di sisi lain, Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) membawa sedikitnya 10 tuntutan yang mencakup persoalan politik, sosial, serta kebijakan ekonomi pemerintah.
Massa Sempat Meluber ke Jalan Tol
Situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI pun sempat menarik perhatian. Sebagian massa dilaporkan meluber hingga memasuki area jalan tol di depan gedung parlemen.
Kondisi tersebut berdampak terhadap kelancaran lalu lintas dan menyebabkan kepadatan di sekitar kawasan aksi.
Di tengah besarnya jumlah peserta demonstrasi, aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat. Polisi mengamankan 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi untuk melakukan tindakan yang dapat memicu kericuhan.
Dari jumlah tersebut, dua orang telah ditahan untuk menjalani proses lebih lanjut.
Ribuan Polisi Disiagakan
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, ribuan personel kepolisian dikerahkan ke sejumlah titik penting Jakarta, termasuk kawasan Senayan, Bundaran HI, dan Dukuh Atas.
Pengamanan dilakukan dengan pendekatan pengendalian massa. Aparat yang diterjunkan disebut tidak dibekali senjata api.
Besarnya gelombang demonstrasi hari ini membuat sejumlah ruas jalan di sekitar pusat aksi mengalami kepadatan. Situasi pun terus dipantau aparat untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat tetap berlangsung tanpa berkembang menjadi kericuhan.
Dengan puluhan agenda unjuk rasa yang berlangsung di berbagai lokasi, Jakarta hari ini menghadapi salah satu konsentrasi aksi massa yang cukup besar. Di tengah tuntutan yang beragam, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana pemerintah dan DPR merespons aspirasi yang disuarakan dari jalanan tersebut.












Komentar